Jumlah Pengunjung Candi Borobudur Turun dari 4,39 Juta Jadi 996 Ribu Orang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menutup stupa menggunakan terpaulin di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu, 11 November 2020. Hingga kini, Gunung Merapi masish berstatus siaga. ANTARA/Anis Efizudin

    Pekerja menutup stupa menggunakan terpaulin di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu, 11 November 2020. Hingga kini, Gunung Merapi masish berstatus siaga. ANTARA/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Magelang - Jumlah pengunjung Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada 2020 turun drastis dibanding 2019 akibat pandemi Covid-19.

    General Manager Taman Wisata Candi Borobudur I Gusti Putu Ngurah Sedana di Magelang, Jumat, 1 Desember 2020, mengatakan jumlah pengunjung pada 2019 mencapai 4,39 juta orang, sementara pada 2020 hanya 996 ribu orang.

    Ia menyampaikan dari 996 ribu pengunjung tersebut, sebanyak 31 ribu di antaranya merupakan wisatawan mancanegara, sedangkan sisanya wisatawan Nusantara.

    "Selama pandemi Covid-19 ini memang penurunan pengunjung sangat terasa dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.

    Putu menuturkan akibat pandemi, Taman Wisata Candi Borobudur sempat ditutup sekitar empat bulan. Pada awal dibuka kembali 25 Juni 2020 secara perlahan ada kenaikan kuota yang diberikan dan sampai sekarang kuota yang diberikan sebanyak 4.000 pengunjung per hari.

    Ia berharap pada 2021 ini ada kenaikan jumlah pengunjung Candi Borobudur seiring dengan nantinya masyarakat diberikan vaksin Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.