Sri Mulyani Kembali Masuk ke Daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh Versi Forbes

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. Sri Mulyani kembali dipercaya Presiden Jokowi sebagai Menkeu dalam Kabinet Indonesia Maju. Ini menjadi kali ketiga dirinya menjabat sebagai Menkeu.TEMPO/Subekti

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. Sri Mulyani kembali dipercaya Presiden Jokowi sebagai Menkeu dalam Kabinet Indonesia Maju. Ini menjadi kali ketiga dirinya menjabat sebagai Menkeu.TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali masuk ke dalam daftar The World's 100 Most Powerful Women versi Forbes. Kali ini Sri Mulyani berada di peringkat ke-78 dan ada Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati yang menempati urutan ke-25.

    Sri Mulyani masuk ke dalam 100 perempuan paling berpengaruh di dunia versi Forbes sebagai Menteri Keuangan Indonesia, setelah sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

    Forbes menuliskan bahwa sebagai menteri keuangan, Sri Mulyani meningkatkan pendapatan negara melalui reformasi perpajakan yang akan memperluas layanan e-filing dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

    Tahun lalu pun, Sri Mulyani menerima penghargaan bergengsi sebagai Menteri Terbaik di KTT Pemerintah Dunia atas upayanya melaksanakan reformasi.

    "Saat berada di Bank Dunia, dia menggunakan platformnya untuk mempromosikan kesetaraan gender," tulis Forbes. "Indrawati menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia dari 2005 hingga 2010, membantu membimbing transisi negara dari otokrasi menuju demokrasi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.