Luhut Akui Praktik Monopoli Pengangkutan Ekspor Lobster Keliru

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melansir situs KPK pada Rabu 22 Juli 2020, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 1 Mei 2020. Dilihat dari data LHKPN, Luhut memiliki harta kekayaaan mencapai Rp 677.4 miliar. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Melansir situs KPK pada Rabu 22 Juli 2020, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 1 Mei 2020. Dilihat dari data LHKPN, Luhut memiliki harta kekayaaan mencapai Rp 677.4 miliar. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui ada praktik monopoli pengangkutan dalam mekanisme ekspor benih lobster. Menurut dia, praktik yang terjadi di era Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ini keliru.

    "Jadi Pak Sekjen dan tim sedang mengevaluasi," kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 28 November 2020. Luhut pun memberi waktu kepada seminggu untuk melaporkan hasil evaluasi ini.

    Sebelumnya, Edhy ditetapkan menjadi tersangka korupsi oleh Komisi Pembetasan Korupsi (KPK) pada 25 November 2020. Ia terjerat kasus berupa penerimaan hadiah oleh penyelenggara negara dalam kegiatan ekspor lobster.

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan penentuan kargo kepada Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia (Pelobi).

    Asosiasi baru beranggotakan 40 eksportir ini kemudian memilih PT Aero Citra Kargo (ACK) sebagai penyedia layanan tunggal freight forwarder benih lobster. Tarifnya Rp 1.800 per ekor.

    Setelah menjadi tersangka, Edhy mundur dari jabatannya sebagai menteri. Luhut pun ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.