6 Fakta Kapal Coast Guard Cina yang Masuk ke Natuna Lagi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal coast guard China di perairan ZEE Indonesia di Natuna

    Kapal coast guard China di perairan ZEE Indonesia di Natuna

    TEMPO.CO, Jakarta – Badan Keamanan Laut RI atau Bakamla kembali mendapati kapal penjaga pantai atau coast guard milik Cina masuk ke wilayah perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia di Natuna Utara. Kapal bernomor lambung CCG 5204 itu terpantau radar kapal patroli pada 12 September 2020.

    "Kapal coast guard Cina dengan nomor lambung 5204 terdeteksi sekitar pukul 10.00 WIB di radar dan automatic identification system alias AIS KN Nipah pada jarak 9,35 NM," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Bakamla Wisnu Pramandita dalam keterangannya, pekan lalu.

    Berikut ini enam fakta terkait masuknya kapal coast guard Cina ke Indonesia.

    1. Bukan kali pertama

    Masuknya kapal coast guard Cina ke wilayah perairan Indonesia bukan yang perdana terjadi. Indonesia Ocean Justice Initiative atau IOJI mencatat kapal Cina pernah masuk ke ZEE Indonesia pada Maret 2016 dan Desember 2019. Bahkan, kapal cost guard itu diduga mengganggu penegakan hukum terhadap kapal-kapal pelaku ilegal fishing atau penangkapan ikal ilegal asal Cina.

    1. Dikejar kapal patroli KN Nipah

    Wisnu mengatakan KN Nipah mengejar kapal Cina dengan mengubah haluan dan meningkatkan kecepatan sesaat setelah keberadaannya terdeteksi. Pada saat yang sama, kapal patroli KN Nipah menanyakan kegiatan kapal Cina tersebut lewat gelombang radio VHF chanel 16.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.