Menteri PUPR Minta Pembangunan Bendungan Napun Gete Dipercepat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono saat meninjau pembangunan jalan tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, 11 Juni 2017. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono saat meninjau pembangunan jalan tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, 11 Juni 2017. TEMPO/Arkhelaus Wisnu

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta konstruksi pembangunan Bendungan Napun Gete di Kab. Sikka, NTT, dapat selesai lebih cepat.

    "Ketersediaan air menjadi kunci pembangunan di NTT yang memiliki curah hujan lebih rendah dibanding daerah lain," kata Basuki dalam akun Instagram Kementerian PUPR, Sabtu, 9 Agustus 2020.

    Menurutnya, progres pembangunan Bendungan Napun Gete saat ini sudah mencapai 84,21 persen, dengan rencana impounding pada Desember 2020.

    Saat ini, kata dia, konstruksi bendungan sudah berada di level ketinggian 210 meter atau sisa 13 meter dari rencana ketinggian bendungan 220 meter. Dalam waktu dekat, pembangunan fisik akan masuk pada tahap mechanical dan landscape.

    Adapun, Bendungan Napun Gete memiliki kapasitas tampung 11,22 juta m3 dengan luas genangan 99,78 ha. Selain untuk irigasi, bendungan multifungsi ini juga akan memasok air baku, membantu pengendalian banjir sebanyak 219 m3/ detik, dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik.

    Bendungan itu juga menjadi lahan konservasi serta berpotensi pariwisata sehingga dapat membantu kesejahteraan masyarakat sekitar.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.