Bappebti Blokir 447 Situs dan Medsos Perdagangan Berjangka Ilegal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perdagangan Agus Suparmanto didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkeliling Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa, 16 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau pelaksanaan aturan new normal terkait protokol kesehatan di pusat perbelanjaan tersebut. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Perdagangan Agus Suparmanto didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkeliling Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa, 16 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau pelaksanaan aturan new normal terkait protokol kesehatan di pusat perbelanjaan tersebut. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah memblokir akun media sosial dan domain situs entitas yang tidak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka pada Mei 2020. Pemblokiran dilakukan melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

    Selama Januari–Mei 2020, Bappebti sudah memblokir 262 domain situs entitas, 112 halaman Facebook, dan 73 akun Instagram. Jadi total keseluruhannya ada 447 domain.

    "Pemblokiran ini bertujuan untuk membatasi ruang gerak entitas yang tidak memiliki izin usaha sebagai pialang berjangka dan menciptakan kepastian hukum bagi masyarakat," kata Kepala Bappebti Tjahya Widayanti melalui keterangannya, Jumat 19 Juni 2020.

    Tjahya mengatakan, pihaknya saat ini  sedang memantau, mengawasi, dan menganalisis beberapa kanal YouTube yang nantinya akan diblokir. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dan hati-hati dalam memilih jenis invetasi agar tak menyesal.

    “Bappebti akan terus mengamati dan mengawasi kegiatan ilegal di bidang perdagangan berjangka komoditi. Pemerintah tidak ingin masyarakat dirugikan oleh kegiatan penghimpunan dana di bidang perdagangan berjangka
    komoditi tanpa izin dari Bappebti," ucapnya.

    Tjahya juga mengungkapkan, upaya itu untuk mempersempit ruang gerak entitas ilegal tersebut. Menurutnya,pihaknya juga tak segan untuk memblokir media yang digunakan menawarkan iklan dan promosi kegiatan perdagangan berjangka komoditi ilegal.

    Dia juga meminta kepada, platform seperti Facebook dan Instagram dapat membantu pemerintah dalam melakukan penangguhan (suspend) halaman atau akun entitas ilegal. Kemudian nantinya akan ditindaklanjuti oleh Kominfo untuk dilakukan pemblokiran.

    “Dengan demikian, diharapkan dapat meminimalkan kegiatan ilegal tersebut di tengah masyarakat," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.