Gugus Tugas Ingin Angkutan Publik Sediakan Fasilitas Cuci Tangan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Stasiun Manggarai menggunakan pelindung wajah (face shield) di Stasiun Manggarai, Kamis, 4 Juni 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan juga menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas Stasiun Manggarai menggunakan pelindung wajah (face shield) di Stasiun Manggarai, Kamis, 4 Juni 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan juga menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo berharap fasilitas cuci tangan dapat tersedia di beberapa unit pelayanan angkutan publik. Dia menyarankan masyarakat selalu membawa penyanitasi tangan atau hand sanitizer pribadi.

    "Ketika masyarakat menumpang transportasi umum, sebagian besar mereka pasti menyentuh pintu, tempat duduk dan sebagainya. Apabila tempat duduk atau pegangan tangan sebelumnya tersentuh oleh orang yang terinfeksi virus, maka penumpang baru dapat tertular," kata Doni, Senin, 8 Juni 2020.

    Dalam kesempatan tersebut, Doni juga mengimbau kepada pemangku kebijakan serta pimpinan perusahaan agar dapat melihat risiko terhadap karyawannya. Dia meminta agar pekerja atau pegawai yang memiliki riwayat penyakit kronis dapat tinggal di rumah dan mengurangi keluar rumah untuk hal yang tidak perlu.

    "Sebaiknya untuk sementara waktu jangan dulu diberikan tugas untuk datang ke kantor. Antara lain yang menderita ginjal, hipertensi, jantung, diabetes, kanker dan sebagainya," ujarnya.

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 meninjau ke Stasiun Manggarai guna melihat kesiapan, kapasitas dan pelayanan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuterline sebagai moda transportasi andalan bagi warga Jabodetabek di tengah pandemi Covid-19.

    Dalam peninjauan tersebut, Doni menilai protokol kesehatan yang diterapkan di Stasiun Manggarai sudah sangat bagus dan sesuai dengan standar yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu kesiapan, kapasitas petugas dan pelayanan serta kesadaran penumpangnya untuk menerapkan protokol kesehatan juga sudah sangat baik.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.