Pertamina Siapkan Protokol New Normal bagi Pekerja dan Pelanggan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Operator membimbing pengendara sepeda motor mengisi BBM di SPBU Self Service di kawasan Reungas Condong, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 18 Februari 2020. Layanan SPBU Self Service Pertamina pertama di Jawa Barat ini selain untuk digitalisasi layanan juga ditujukan untuk mengurangi antrean serta mengoptimalkan kinerja operator. TEMPO/Prima Mulia

    Operator membimbing pengendara sepeda motor mengisi BBM di SPBU Self Service di kawasan Reungas Condong, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 18 Februari 2020. Layanan SPBU Self Service Pertamina pertama di Jawa Barat ini selain untuk digitalisasi layanan juga ditujukan untuk mengurangi antrean serta mengoptimalkan kinerja operator. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mulai mempersiapkan diri menyusun protokol The New Normal untuk perlindungan operasional kepada pekerja, pelanggan, mitra dan pemasok selama bekerja baik di dalam maupun di luar wilayah operasi. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Menteri BUMN melalui surat nomor S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN.

    “Pertamina sedang mempersiapkan penyusunan protokol untuk mengantisipasi skenario The New Normal di seluruh lini kegiatan operasional baik di hulu, pengolahan, distribusi hingga pelayanan di SPBU di seluruh Indonesia," kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Mei 2020.

    Pada skenario yang akan dimulai pada tanggal 25 Mei 2020 mendatang tersebut, Pertamina menyiapkan protokol yang akan mengatur langkah-langkah dan tahapan yang akan diterapkan Pertamina, diantaranya terkait kewajiban penggunaan masker, sterilisasi lingkungan kerja maupun pemeriksaan kesehatan dan tracking kondisi pekerja.

    Juga terkait pengaturan kehadiran pekerja di kantor dan di daerah operasi, pengaturan pertemuan  dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi, maupun pengaturan pelayanan kepada pelanggan dengan physical distancing maupun mendorong penggunaan digital payment melalui aplikasi MyPertamina.

    Sampai saat ini, kata dia, Pertamina tetap fokus menerapkan protokol yang ketat di seluruh wilayah operasi untuk memastikan kesehatan pekerja dan stakeholder lainnya serta memitigasi agar tidak terjadi penyebaran virus Covid-19 di area operasi Pertamina.
    Penerapan protokol tersebut diawasi oleh Satgas Covid-19 Pertamina yang telah terbentuk sejak Maret lalu.

    “Sesuai arahan Menteri BUMN, Pertamina akan terus mendukung Iangkah-langkah strategis Pemerintah dalam menanggulangi pandemik COVID-19. Kami juga siap melakukan berbagai penyesuaian dari aspek manusia, proses bisnis dan teknologi, untuk memastikan pelayanan BBM dan LPG kepada masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian Indonesia,” ujarnya.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.