Pertumbuhan Ekonomi di Bawah 3 Persen, Airlangga: Masih Positif

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan  terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyimak pertanyaan wartawan saat memberikan keterangan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menilai angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 terbilang cukup baik di tengah tren penurunan yang melanda sejumlah negara akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

    Badan Pusat Statistik melansir, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 2,97 persen (year on year). Angka itu merupakan yang terendah sejak kuartal IV/2000.

    Airlangga menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara dari sedikit negara yang mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah pandemi Covid-19.

    Untuk diketahui , banyak negara yang pada kuartal I/2020 ini tercatat mengalami pertumbuhan ekonomi negatif atau kontraksi, sebut saja China di angka -6,8 persen(yoy), Singapura -2,2 persen (yoy), Uni Eropa -2,7 persen (yoy), dan Hongkong hingga -8,9 persen (yoy).

    "Seperti yang diprediksi, memang pertumbuhan turun akibat Covid-19 itu dari segi demand terjadi demand shock. Apalagi di kuartal kedua ini pemerintah menerapkan PSBB untuk memotong penyebaran dari Covid-19," kata Airlangga, Selasa, 5 Mei 2020.

    Airlangga menegaskan bahwa nominal pertumbuhan ekonomi 2020 masih akan sesuai dengan proyeksi pemerintah dimana pada tahun ini secara fullyear akan tumbuh 2,3 persen (yoy).

    "Penurunan di kuartal pertama ini senada dengan apa yang terjadi di 213 negara di global dan kita masih dalam posisi positif," kata Airlangga.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.