Mudik Dilarang, Luhut Pandjaitan: Tol Tak Ditutup, Tapi Dibatasi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, memberi penjelasan setelah mendapat laporan soal kasus dugaan korupsi PT Asabri (Persero) di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, memberi penjelasan setelah mendapat laporan soal kasus dugaan korupsi PT Asabri (Persero) di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan jalan tol tidak akan ditutup selama pemberlakuan larangan mudik. Meskipun demikian, hanya kendaraan tertentu saja yang boleh melintas di jalan tol.

    “Kami akan tetap memastikan arus logistik agar jangan sampai terhambat. Dalam hal ini jalan tol tidak akan ditutup, tetapi dibatasi hanya untuk kendaraan logistik atau yang berkaitan dengan kesehatan, perbankan dan sektor vital lainnya,” kata Luhut seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Selasa, 21 April 2020. 

    Untuk memastikan tidak ada moda transportasi yang mengangkut pemudik melintas di jalan tol dan memastikan arus distribusi logisitik tetap berjalan lancar, Luhut menyatakan kementerian terkait akan berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk membahas persiapan teknis di lapangan.

    Luhut Pandjaitan menyatakan larangan mudik sebagaimana yang telah disampaikan Presiden Jokowi dilakukan dengan pertimbangan situasi dan kondisi berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Perhubungan. 

    Dari evaluasi yang dilakukan, dia mengungkapkan masih ada sekitar 24 persen warga yang bersikeras mudik meski diimbau untuk tidak mudik oleh pemerintah. 

    “Larangan mudik ini berlaku efektif terhitung hari Jumat, 24 April 2020. Akan ada sanksi-sanksinya [untuk yang melanggar] yang penerapannya akan ditegakkan mulai 7 Mei 2020,” ujarnya. 

    Mengenai sanksi untuk pihak yang melanggar, Luhut belum memberikan penjelasan secara detail. Namun, dia menyatakan pemerintah akan melakukan persiapan dengan matang terkait larangan mudik di tahun ini. 

    “Jadi strategi pemerintah ini secara bertahap, kalau di militer dikenal sebagai strategi bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Jadi tidak ujug-ujug bikin [kebijakan] begini,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.