Bulog dan RNI Kantongi Izin Impor Gula 100 Ribu Ton

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BULOG bersama produsen GULAKU, Sugar Group Companies menggelar Operasi Pasar Stok Pangan di DKI Jakarta, Banten dan Lampung mulai 18 Maret 2020.

    BULOG bersama produsen GULAKU, Sugar Group Companies menggelar Operasi Pasar Stok Pangan di DKI Jakarta, Banten dan Lampung mulai 18 Maret 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah melakukan sejumlah langkah untuk menekan harga gula pasir di pasaran. Belakangan, harga komoditas itu memang menjulang tinggi dengan harga rata-rata di atas Rp 18 ribu per kilogram.

    Salah satu caranya, pemerintah telah menerbitkan izin impor gula pasir kepada Perum Bulog dan PT RNI. "Kami sudah menerbitkan izin kepada Bulog dan RNI untuk mengadakan 100.000 ton gula putih. Diharapkan bisa masuk bertahap ke pasar," ujar  Airlangga dalam konferensi video, Kamis, 2 April 2020.

    Airlangga juga mengatakan bahwa pemerintah telah mengalihkan produksi dalam negeri sebesar 303 ribu ton ke sektor konsumsi. "Untuk Pabrik Dumai, tiga pabrik di Lampung, dan sebelas pabrik yang produksi rafinasi, harapannya dalam waktu dekat penuhi kebutuhan dalam negeri," ujar dia. Adapun rinciannya, penyediaan gula dari ex-Dumai sebanyak 20 ribu ton, ex-Lampung sebanyak 33 ribu ton, dan ex-industri rafinasi sebanyak 250 ribu ton.

    Sejauh ini, untuk pasar retail modern dan minimarket, kata Airlangga, telah dilakukan operasi pasar dengan harga Rp 12.500, sementara Bulog menjual dengan harga Rp 10.500. Adapun untuk ketersediaan stok dipantau terus oleh Satuan Tugas Pangan.

    "Sehingga tentu diharapkan distribusi lebih lancar meskipun di beberapa pasar tradisional harga gula masih sekitar Rp 18 ribuan. Ini yang kami jaga jangan sampai ada rembesan yang Rp 12.500 dijual di pasar tradisional lebih tinggi," kata Airlangga.

    Presiden Joko Widodo sebelumnya menjanjikan harga bahan pokok akan kembali stabil menjelang Ramadan, bulan ini. Jokowi menyebut, harga gula dan bawang putih yang dalam sebulan belakangan ini cukup melejit akan segera turun. "Untuk gula, saya dapat laporan Mentan bahwa minggu depan akan turun ke kondisi normal yakni Rp 12.500/kg. Bawang beberapa juga sudah masuk. Kita harapkan bawang putih, minggu depan atau syukur, minggu ini kembali normal di harga Rp 20-30 ribu/kg," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas lewat video conference dari Istana Kepresidenan, Bogor, Kamis.

    Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, sejumlah bahan makanan pokok naik selama bulan ini. Rata-rata harga cabai rawit merah di pasar tradisional seluruh provinsi per kilonya mencapai Rp 50.850 atau naik 27 persen dibanding harga pada 3 Maret 2020.

    Kenaikan harga bahan pokok yang fantastis juga dialami gula pasir. Rata-rata harga gula pasir lokal di seluruh pasar tradisional di tanah air kini mencapai Rp 18.450. Harga gula pasir ini naik 23,4 persen dibanding harga 3 Maret lalu. Adapun harga bawang merah juga naik per kilonya menjadi Rp 40.700/Kg. Harga bawang putih di dalam negeri masih berada di kisaran Rp.45.000/kg. "Kita harapkan Minggu depan semua sudah normal dan kita harus memastikan distribusi logistik ini lancar sehingga bahan pokok tersedia di pasar-pasar," ujar Jokowi.

     

    CAESAR AKBAR | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.