Jokowi Tegur Kepala Daerah yang Tutup Akses Transportasi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 26 Maret 2020. Dalam pernyataannya, Jokowi mengatakan bahwa G20 harus memotori gerakan solidaritas dunia dalam penanganan virus corona agar pandemi tersebut tidak mengganggu kemitraan dan kerja sama yang sudah dibangun antar anggota selama bertahun-tahun. Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 26 Maret 2020. Dalam pernyataannya, Jokowi mengatakan bahwa G20 harus memotori gerakan solidaritas dunia dalam penanganan virus corona agar pandemi tersebut tidak mengganggu kemitraan dan kerja sama yang sudah dibangun antar anggota selama bertahun-tahun. Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegur sejumlah kepala daerah yang menutup akses transportasi di wilayahnya agar tidak mengganggu jalur logistik kebutuhan bahan pangan dan pokok.

    Jokowi menerima laporan dari berbagai pihak pengiriman beras terganggu imbas penutupan sejumlah ruas jalan di berbagai daerah. "Kami memberikan teguran kepada daerah yang memblokir jalan-jalannya agar urusan distribusi logistik ini tidak terganggu. Tolong kepala daerah diberi tahu mengenai ini," ujar Jokowi dalam ratas melalui video conference, pada Kamis, 2 April 2020.

    Sejumlah daerah memang telah mulai membatasi pergerakan warganya dengan menerapkan penutupan jalan. Diantaranya, Kota Tegal yang sudah menutup sekitar 95 persen jalanan kecuali di perkampungan. Kemudian kota Bandung, Medan, dan Semarang yang menutup sebagian jalan yang kerap menimbulkan keramaian.

    Jokowi menegaskan terkait dengan pembatasan mudik dan antisipasi mudik lebaran saat ini pemerintah sudah menetapkan status kedaruratan kesehatan dan pembatasan sosial berskala besar sebagai rujukan bersama.

    Untuk itu, Jokowi menekankan dimulai dari Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota hingga level kelurahan harus satu visi. Apalagi, kata dia, prosedurnya juga sudah jelas dan tinggal menteri kesehatan yang mengatur lebih rinci dalam peraturan menteri terkait dengan kriteria daerah yang bisa diterapkan sebagai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jokowi meminta dalam waktu maksimal dua hari peraturan metneri tersebut sudah selesai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.