Mal di Bandung Tutup Sementara Cegah Penyebaran Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas di salah satu pusat perbelanjaan yang sepi di tengah pandemi virus corona di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Aktivitas di salah satu pusat perbelanjaan yang sepi di tengah pandemi virus corona di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Mohamad Arifin Soedjayana mengatakan, sejumlah pusat perbelanjaan modern atau mal di Bandung sudah memutuskan untuk tutup sementara untuk mencegah penyebaran virus corona. “Sudah ada pengumumannya, ada yang sudah menjadwalkan, mereka akan tutup sementara,” kata dia pada Tempo, Rabu, 25 Maret 2020.

    Arifin mengatakan, tidak ada rekomendasi pemerintah daerah pada pengelola pusat perbelanjaan untuk tutup sementara. Pilihan menutup sementara di ambil masing-masing pengelola. "Kondisinya beragam, tidak berlaku di semua kabupaten/kota di Jawa Barat,” kata Arifin.

    Arifin mengatakan, penutupan sementara baru dilakukan oleh mal. Tapi pasar moderen masih jalan terus. “Pasar moderen dalam artian ritel, belum ditutup," katanya.

    Arifin mengatakan, untuk sementara penutupan baru dilakukan sejumlah mal di Kota Bandung. Pihaknya masih mengecek hal serupa di kota besar lainnya di Jawa Barat seperti Bogor, Cirebon dan Bekasi.

    Dinasnya juga memantau aktivitas pasar tradisional. Aktivitas pasar tradisional yang relatif menurun justru di luar Kota Bandung.

    Penurunan aktivitas tersebut banyak menolong anjuran pembatasan sosial. “Pasar-pasar yang sudah tertata fisiknya, bisa terjaga jarak, kemudian yang berdesakan juga sudah mulai berkurang. Social distancing mulai jalan. Kecuali PKL di luar pasar,” kata Arifin.

    Arifin mengatakan, sementara ini belum ada wacana untuk menutup pasar tradisioal. Sejumlah pasar memilih untuk menjadwal pedagang yang berjualan.

    Sebagian pasar tradisional juga sudah melakukan desinfektan area pasar, menambah fasilitas cuci tangan, hingga menyediakan hand-sanitizer.

    Melalui akun media sosial resminya, sejumlah pengelola mall di Kota Bandung mengumumkan akan tutup sementara. Paris Van Java (PVJ) misalnya menjadwalkan menutup sementara mal-nya mulai 25 Maret 2020 sampai 8 April 2020. Pengelola PVJ mengumumkan alasan menutup sementara tersebut untuk mendukung pembatasan sosial untuk menekan sebaran virus corona atau Covid-19. Kendati mall tutup, ritel modern di mall PVJ tetap buka.

    Begitu juga dengan Miko Mall mengumumkan tutup sementara mulai tanggal 25 Maret 2020 sampai 10 April 2020 dengan alasan sama, meminimalisir penyebaran Covid-19. Di Miko Mall areal Lantai Lower Groind masih tetap buka, tapi hanya untuk beberapa tenan yang melayani take-away dan delivery order.

    Selanjutnya Cihampelas Walk juga memilih mulai menutup sementara mulai tanggal 27 Maret 2020 sampai 9 April 2020, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Kendati demikian, sebagian tenan ritel moderen, bank, serta tenan farmasi masih tetap buka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.