Pelni Musnahkan 2,8 Ton Miras di Lantamal Manado

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat berat memusnahkan barang bukti hasil kegiatan kepolisian yang ditingkatkan Polda Metro Jaya dan Polres jajaran di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti 42.055 minuman keras, 176 bilah sajam, 3.178 petasan, 62,61 kilogram sabu, 218,49 kilogram ganja, 4.613 butir ekstasi, dan 6.361 butir H-5. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Alat berat memusnahkan barang bukti hasil kegiatan kepolisian yang ditingkatkan Polda Metro Jaya dan Polres jajaran di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti 42.055 minuman keras, 176 bilah sajam, 3.178 petasan, 62,61 kilogram sabu, 218,49 kilogram ganja, 4.613 butir ekstasi, dan 6.361 butir H-5. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Manado - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni pada hari Jumat, 21 Februari 2020, telah memusnahkan sebanyak 2,8 ton minuman keras (miras) jenis cap tikus di Lantamal, Manado. Miras itu adalah hasil razia atau sweeping barang bawaan penumpang maupun muatan yang akan dibawa oleh kapal periode Agustus 2019 sampai dengan Februari 2020.

    Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro menyebutkan razia selalu dilakukan saat kapal datang dan sebelum kapal melanjutkan pelayaran. Upaya penertiban penumpang dilakukan dalam menjaga keamanan, ketertiban serta keselamatan selama perjalanan.

    Pelni, kata Yahya, menindak tegas seluruh penumpang yang kedapatan membawa miras ke atas kapal. "Sesuai prosedur, penumpang akan diturunkan di pelabuhan selanjutnya untuk kemudian diserahkan kepada pihak berwajib untuk dapat diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi, Sabtu, 22 Februari 2020.

    Saat ini perusahaan pelat merah di sektor transportasi tersebut telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 46 trayek kapal perintis yang menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas.

    Dalam razia minuman keras ini Pelni bekerja sama dengan Angkatan Laut/Marinir, Kodim, Kapolres Bitung, Kapolsek Bitung serta Pelindo. Selain itu seluruh instansi-instansi terkait dilibatkan dalam sweeping minuman keras yang dibawa penumpang ke kapal Pelni.

    Di masa mendatang, Yahya berharap kerja sama melakukan razia minuman keras kepada penumpang yang naik kapal Pelni dapat terus dilakukan dan diperketat sebelum masuk area kapal. "Sehingga keamanan dan keselamatan pelayaran sebagai bagian dari pelayanan Pelni kepada penumpang dapat terwujud," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.