Dewan Pengawas Targetkan Dirut TVRI Terpilih Maret 2020

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo TVRI. wikipedia.org

    Logo TVRI. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia alias TVRI, Arief Hidayat Thamrin, menargetkan seleksi calon direktur utama televisi pelat merah itu bisa kelar pada Maret 2020. Kini, posisi tersebut masih ditempati oleh seorang pelaksana tugas direktur utama, setelah pejabat sebelumnya, Helmy Yahya, diberhentikan beberapa waktu lalu.

    "Insya Allah bulan Maret sudah selesai (seluruh rangkaian seleksi)," ujar Arief kepada Tempo, Jumat, 21 Februari 2020. Saat ini, jumlah calon direktur utama TVRI sudah mengerucut menjadi 16 nama dari sebelumnya 30 peserta. Adapun beberapa tahapan yang mesti dilalui calon bos stasiun televisi pelat merah itu antara lain proses pendalaman makalah, assesment test, cek kesehatan, serta fit and proper test.

    Belakangan beredar surat berjudul Pengumuman Hasil Telaah dan Penilaian Makalah Calon Direktur Utama LPP TVRI Pengganti Antarwaktu Periode Tahun 2020-2022. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Panitia Pemilihan, Ali Qausen. Di dalam surat itu termaktub hasil telaah dan penilaian makalah calon dirut TVRI yang dilakukan oleh panel ahli pada 19 Februari 2020 dan ditetapkan oleh Dewan Pengawas pada 20 Februari 2020.

    "Ya sesuai pengumuman, 16 orang itu sudah lolos tahapan hasil telaah makalah," ujar anggota Dewan Pengawas TVRI Maryuni Kabul Budiono kepada Tempo, Jumat, 21 Februari 2020.

    Dari daftar nama-nama calon bos lembaga penyiaran publik yang lolos tersebut, ada sejumlah nama yang tak asing bagi publik. Mereka antara lain Iman Brotoseno, Charles Bonar Sirait hingga Suryopratomo.

    Iman Brotoseno yang merupakan salah satu sutradara sekaligus blogger terkenal di Indonesia. Film berjudul “3 Srikandi” yang dirilis pada 2016 adalah besutannya. Nama Iman pun sempat menyeruak ke publik lantaran dituding sebagai salah satu buzzer Presiden Joko Widodo saat Pilpres 2019 lalu.

    Di samping itu ada pula nama Charles Bonar Sirait yang sempat tercatat sebagai salah satu politisi Partai Golkar. Namanya pernah tenar di kancah pertelevisian sebagai presenter di berbagai program acara. Namun, aksinya di kancah perpolitikan tidak terlalu mulus, lantaran gagal lolos dalam Pileg 2014 sebagai anggota DPR RI.

    Selanjutnya ada pula nama Suryopratomo yang malang-melintang di industri media massa. Pria yang akrab disapa dengan nama Tommy tersebut saat ini menjabat sebagai Dewan Direksi Media Group. Namanya cukup tenar di industri media lantaran pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Kompas, Direktur Utama Metro TV dan juga Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) masa jabatan 2015-2017.

    Nama lainnya yang juga lolos pada seleksi Dirut TVRI di fase ini adalah Aat Surya Safaat, Agus Masrianto, Aji Hadianto Erawan, Buyung Wijaya Kusuma, Daniel Alexander Welim Pattipawae, Farid Subkhan, serta Hendra Budi Rachman. Selain itu juga, Ida Bagus Alit, R Sudariyanto, Slamet Suparmaji, Sukirman, Widodo Eri Sektiono, dan Wisnugroho. Nama-nama yang lolos tersebut selanjutnya akan mengikuti pendalaman makalah atau gagasan calon oleh panel ahli pada Senin pagi, 24 Februari 2020.

    CAESAR AKBAR | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.