BPS: Dampak Virus Corona ke Perdagangan Baru Akan Terasa Februari

Reporter

Editor

Rahma Tri

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto serta Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti di kantor BPS Indonesia, Pasar Baru, Jakarta, 15 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memperkirakan dampak penyebaran virus Corona (Covid-19) terhadap kinerja neraca perdagangan baru terasa pada Februari 2020. Jika mengacu pada kronologinya, BPS mencatat kasus virus Corona pertama ditemukan di Wuhan pada 31 Desember 2019.

Adapun virus Corona baru terdeteksi mulai pada 3-5 Januari 2020. Pada 20 Januari, beberapa negara melakukan pemeriksaan suhu badan dan 21 Januari mulai jatuh korban.

"Saya rasa, kita perlu mewaspadai efek virus Corona terhadap kinerja perekonomian khususnya ekspor-impor setelah libur Imlek. Dampaknya mungkin akan terlihat pada data Februari 2020. Kita semua perlu waspada," ungkap Suhariyanto saat konferensi pers di Gedung BPS, Senin 17 Februari 2020.

Dia memaparkan World Health Organization (WHO) menetapkan situasi darurat virus Corona pada 31 Januari 2020. Menurut Suhariyanto, kewaspaan terkait virus Covid-19 mulai terjadi setelah libur Hari Raya Imlek yang jatuh pada 25 Januari 2020.

Sementara itu, BPS tidak menghitung secara detail angka atau realisasi ekspor dan  impor per minggu. Data terbaru, BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar US$ 870 juta pada Januari 2020.

Defisit tersebut disebabkan posisi neraca ekspor sebesar US$ 13,41 miliar, lebih rendah dari neraca impor yang mencapai US$ 14,28 miliar.

BPS mencatat ekspor nonmigas per Januari 2020 mencapai US$ 12,61 miliar atau turun 5,33 persen dibandingkan Desember 2019. Jika mengacu pada periode yang sama tahun lalu, ekspor januari 2020 turun sebesar 0,69 persen (yoy).

Penurunan ekspor nonmigas Januari 2020 terhadap Desember 2019 terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewani/nabati sebesat US$ 703,2 juta (34,08 persen). Di sisi lain, terjadi peningkatan pesat pada komoditas logam mulia dan perhiasan/permata sebesar US$ 219 juta (57,84 persen).

BISNIS | HENDARTYO HANGGI 





Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

1 jam lalu

Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

ekonomi Indonesia tahun 2022 mampu tumbuh sebesar 5,31 persen di tengah gejolak ekonomi global, ini kata Sri Mulyani.


Ini Usul Bahlil Jika Indonesia Kembali Kalah Gugatan di WTO

1 jam lalu

Ini Usul Bahlil Jika Indonesia Kembali Kalah Gugatan di WTO

Bahlil kembali menekankan Indonesia tak akan mundur dalam menerapkan larangan ekspor nikel meski telah kalah gugatan Uni Eropa di WTO.


Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

4 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

Sri Mulyani Indrawati menanggapi pengumuman Badan Pusat Statistik atau BPS soal pertumbuhan ekonomi tahun 2022. Begini penjelasannya.


Apakah Itu Dana SDM Desa yang Siap Diteken Jokowi? Ekonom: Rawan Mark-up dan Budget Siluman

4 jam lalu

Apakah Itu Dana SDM Desa yang Siap Diteken Jokowi? Ekonom: Rawan Mark-up dan Budget Siluman

Rencana Anggaran Dana SDM Desa disambut baik Jokowi dengan kesiapannya mengeluarkan PP untuk itu. Ekonom wanti-wanti rawan mark-up dan budget siluman.


Bukan Resesi, Chatib Basri Sebut Ada Risiko Perlambatan Ekonomi RI Meski Kini Tumbuh Kuat

5 jam lalu

Bukan Resesi, Chatib Basri Sebut Ada Risiko Perlambatan Ekonomi RI Meski Kini Tumbuh Kuat

Chatib Basri menyebutkan angka pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 sebsesar 5,31 persen sesuai dengan prediksinya lantaran ekonomi tumbuh kuat.


BPS Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Jaga Daya Beli dan Aktivitas Ekonomi 2022

15 jam lalu

BPS Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Jaga Daya Beli dan Aktivitas Ekonomi 2022

BPS mencatat bagaimana kebijakan pemerintah melalui konsolidasi fiskal dan moneter sepanjang 2022.


BPS Sebut Industri Logam Dasar Tumbuh Paling Tinggi karena Harga Komoditas Membaik

15 jam lalu

BPS Sebut Industri Logam Dasar Tumbuh Paling Tinggi karena Harga Komoditas Membaik

BPS mengumumkan kinerja beberapa sektor unggulan atau leading sectors sepanjang tahun 2022.


BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

15 jam lalu

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

Menteri Airlangga menanggapi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2022 yang masih ditopang oleh harga komoditas.


BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI pada 2022 Terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera

16 jam lalu

BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI pada 2022 Terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi secara spasial pada tahun 2022 terus menguat khususnya di Jawa, Sulawesi, serta Maluku dan Papua.


Jokowi Bakal Teken PP Dana SDM Desa, Ekonom Ingatkan Bahaya Budget Siluman

16 jam lalu

Jokowi Bakal Teken PP Dana SDM Desa, Ekonom Ingatkan Bahaya Budget Siluman

Bhima Yudhistira, merespons rencana Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang akan menerbitkan peraturan pemerintah (PP) soal anggaran khusus untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) desa.