Menhub Tinjau Rencana Pembangunan Bandara Kediri Hari Ini

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) melambaikan tangan ke arah penumpang KA Jaka Tingkir saat meninjau di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Peninjauan diselenggarakan untuk menghadapi masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) melambaikan tangan ke arah penumpang KA Jaka Tingkir saat meninjau di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Peninjauan diselenggarakan untuk menghadapi masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Tempo.Co, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dijadwalkan melakukan peninjauan rencana pembangunan Bandara Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 15 Januari 2020 bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

    “Pembangunan Bandara di Kediri yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) ini direncanakan akan dimulai pada April 2020, tentunya setelah proses pembebasan lahan selesai dilakukan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Yudhonur Setyaji dalam keterangan tertulis, Sabtu, 15 Januari 2020.

    Proyek pembangunan Bandara ini menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan pembiayaan seluruhnya mulai dari pembebasan lahan sampai ke pembangunan Bandara menggunakan dana dari swasta yaitu PT Gudang Garam Tbk, sementara untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh BUMN PT Angkasa Pura I.

    Pembangunan bandara dilakukan di lahan seluas 450 hektare. Rencananya, landasan pacu bandara akan dibangun sepanjang 3.000 meter yang ditargetkan rampung dalam 2,5 tahun. Pembangunan Tahap I ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020 yang dapat menampung kapasitas 1,5 juta penumpang. Bandara Kediri saat ini dalam tahap penetapan lokasi dan pematangan desain.

    Bandara yang berada di Jawa Timur ini nantinya akan berfungsi sebagai bandara domestik,sementara untuk Bandara Internasional tetap dilayani oleh Bandara Juanda Surabaya. Keberadaan Bandara ini diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian, meningkatkan jumlah wisatawan, mempermudah masyarakat sekitar untuk bepergian, hingga memberikan lapangan pekerjaan masyarakat di Kediri dan sekitarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.