Komisi IV DPR Minta Industri Hentikan Impor Sampah Plastik

Reporter

Editor

Rahma Tri

Warga menunjukkan tumbler atau botol minuman dalam acara Indonesia Bersih Melalui Gerakan Satu Juta Tumbler di kawasan Pantai Matahari Terbit Sanur, 1 Agustus 2019. Beragam program digulirkan dalam upaya penyelamatan lingkungan tersebut seperti pengurangan penggunaan kantong plastik di pusat perbelanjaan, gerakan penggunaan botol khusus minuman (tumbler) dan mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) termasuk komunitas pemuda di Bali untuk bisa memanfaatkan sampah plastik agar dapat menjadi produk bernilai ekonomis melalui inovasi dan kreativitas. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

TEMPO.CO, Jakarta - Industri yang memanfaatkan beragam jenis sampah plastik diharapkan segera menghentikan aktivitas impornya. Sebab, sampah plastik ini telah membawa banyak residu dan berpotensi meningkatkan pencemaran lingkungan di Tanah Air.

"Bagaimana agar industri ini tidak impor sampah dari 42 negara. Namun, harus bisa memanfaatkan sampah domestik dulu, yang dengan syarat bisa didaur ulang," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dalam rilis yang diterima Antara di Jakarta, Senin 3 Februari 2020.

Menurut Dedi, industri harus dapat menghentikan impor sampah yang bisa menambah penumpukan pengolahan sampah plastik. Selain itu, ujar dia, ke depannya juga perlu ada kerja sama dengan pemerintah guna memaksimalkan sampah plastik yang perlu untuk segera diatasi dengan cepat dan serius.

"Yang jadi fokus permasalahan adalah kandungan sampahnya, dan bagaimana pengelolaannya, karena pengelolaan selama ini dikelola oleh masyarakat," ucap politisi Golkar itu.

Ia mengemukakan, guna memenuhi kebutuhan industri terhadap sampah kertas dan plastik, DPR RI sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Kementerian Desa. Beberapa desa, lanjutnya, bisa diberdayakan dengan mengelola sampah dari tingkat RT sehingga sampah plastik dan kertas yang ada di desa dapat dikumpulkan kemudian bisa dikirim ke industri-industri.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G Budisatrio Djiwandono mendesak agar impor sampah plastik  dikaji ulang. Harapannya, tidak ada lagi sampah negara lain yang masuk ke Tanah Air. "Benar-benar harus dikaji ulang dari sisi ekonomi, lingkungan hidup, dan juga sisi humanisnya," katanya.

Komisi IV DPR, ujar dia, menyoroti masalah tersebut sebagai masalah lingkungan hidup yang sangat serius dan juga terkait kedaulatan negara. Beberapa waktu lalu Komisi IV DPR RI bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, serta PT Sucofindo menemukan sejumlah kontainer berisi sampah plastik dan limbah yang diduga berbahaya dan beracun yang diimpor dari luar negeri di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

ANTARA






Tahukah Anda Betapa Berbahanya Mikroplastik Bagi Kesehatan?

1 hari lalu

Tahukah Anda Betapa Berbahanya Mikroplastik Bagi Kesehatan?

Zat berbahaya ditemukan dalam mikroplastik. Padahal mikroplastik terdapat dalam aktivitas sehari-har, bisa masuk ke dalam tubuh manusia.


Rencana Kemenperin Mengurangi Penggunaan BBM Lewat Industri Modifikasi

2 hari lalu

Rencana Kemenperin Mengurangi Penggunaan BBM Lewat Industri Modifikasi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memiliki rencana mengurangi penggunaan BBMi lewat ndustri modifikasi. Simak informasi lengkapnya di sini!


Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

3 hari lalu

Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

Riset yang menunjukkan transaksi uang elektronik atau e-wallet tumbuh pesat hingga 58,6 persen.


Kemenkes Buka Lowongan Kerja 24 Posisi DTO, Begini Cara Daftar dan Kriterianya

4 hari lalu

Kemenkes Buka Lowongan Kerja 24 Posisi DTO, Begini Cara Daftar dan Kriterianya

Kementerian Kesehatan membuka lowongan kerja untuk Digital Transformation Office (DTO).


Sebut Industri Gaming Berpotensi Besar, Bukalapak Buka Kemungkinan Kembali Gelar Itemku Gamecon

4 hari lalu

Sebut Industri Gaming Berpotensi Besar, Bukalapak Buka Kemungkinan Kembali Gelar Itemku Gamecon

Bukalapak melihat industri gaming memiliki potensi besar terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia


PUPR dan Pemerintah Finlandia Bahas Proyek Pengelolaan Air Limbah dan Kota Pintar IKN

6 hari lalu

PUPR dan Pemerintah Finlandia Bahas Proyek Pengelolaan Air Limbah dan Kota Pintar IKN

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menemui Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Finlandia, Nina Vaskunlahti


Kemenperin: Industri Pulp Nasional Peringkat Kedelapan Dunia, Industri Kertas Peringkat Keenam

6 hari lalu

Kemenperin: Industri Pulp Nasional Peringkat Kedelapan Dunia, Industri Kertas Peringkat Keenam

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut industri pulp dan kertas kian menggeliat.


Galang Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, SKK Migas: Kami Libatkan Industri Hulu

7 hari lalu

Galang Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, SKK Migas: Kami Libatkan Industri Hulu

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan industri migas berduka atas terjadi musibah gempa Cianjur.


Enam Pantai di Yogyakarta Jadi Sasaran Kampanye Bersih Sampah Plastik

10 hari lalu

Enam Pantai di Yogyakarta Jadi Sasaran Kampanye Bersih Sampah Plastik

Kampanye bersih sampah plastik di pantai ini telah dimulai sejak Sabtu, 19 November 2022 dan menjadi bagian kampanye Gerakan Cinta Laut.


Ini Empat Sumber Pertumbuhan RI untuk Bisa Jadi Negara Maju pada 2045

10 hari lalu

Ini Empat Sumber Pertumbuhan RI untuk Bisa Jadi Negara Maju pada 2045

Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan empat sumber pertumbuhan yang dapat dimaksimalkan oleh Indonesia untuk mencapai tujuannya menjadi negara maju