Fintech Modalku Salurkan Pinjaman Usaha hingga Rp 12 Triliun

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perusahaan keuangan dan fintech. (Shutterstock)

    Ilustrasi perusahaan keuangan dan fintech. (Shutterstock)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT. Mitrausaha Indonesia Grup (perusahaan) atau fintech Modalku merayakan ulang tahun ke 4 di Mal Kuningan City pada Rabu, 29 Januari 2020. Selain untuk menutup tahun 2019 dengan pertumbuhan 3 kali lipat dibanding 2018, Modalku juga membuka tahun 2020 dengan pencapaian baru.

    "Hingga bulan Januari 2020, Grup Modalku telah berhasil menyalurkan pinjaman usaha hampir Rp 12 triliun," ujar Co-Founder dan COO Modalku, Iwan Kurniawan pada Rabu, 29 Januari 2020.

    Menurut Iwan, Modalku terus melakukan kolaborasi di tahun 2020 sebagai kelanjutan dari kunci pencapaian di tahun lalu. Tahun 2019 menjadi tahun yang membanggakan bagi Modalku dengan pencapaian saluran peminjaman lebih dari Rp 11 triliun kepada lebih dari 1,4 juta jumlah pinjaman UMKM.

    Saluran pinjaman Modalku bukan saja beroperasi di Indonesia. Namun juga di Malaysia dan Singapura di bawah nama Funding Societies.

    Iwan juga menjelaskan beberapa produk dan kerja sama yang baru diluncurkan Modalku untuk merangkul segmen UMKM yang berbeda-beda. Di antaranya pedagang pasar melalui Modal Pasar, merchant online melalui kerjasama dengan e-commerce, serta pedagang warung.

    Iwan juga mengatakan Modalku akan fokus melakukan penetrasi pasar serta meningkatkan kualitas pelayanan menjadi cepat dan fleksibel. Untuk mengisi financial gap sebesar 1.000 triliun dari data OJK yang perlu diisi untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

    "Harapannya semakin banyak UMKM yang bisa mendapatkan akses pendanaan dan merasakan dampak positif dari solusi yang diberikan Modalku," ujarnya.

    DEA REZKI GERASTRI | ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.