Penumpangnya Diduga Terjangkit Virus Corona, Respons Batik Air?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Batik Air dan Lion Air. TEMPO/Imam Sukamto

    Pesawat Batik Air dan Lion Air. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -  Manajemen maskapai penerbangan Lion Air Group membantah kabar adanya satu penumpang Batik Air rute Balikpapan-Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang diduga terkena Virus Corona, Ahad, 26 Januari 2020. Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro menyatakan informasi yang beredar tersebut tidak benar.

    "Satu tamu wanita dalam penerbangan ID-7270 yang dikabarkan positif terkena Virus Corona adalah tidak benar. Batik Air telah bekerja sama dan koordinasi bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk memeriksa tamu," tutur Danang dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Januari 2020.

    Danang mengatakan seorang penumpang yang terbang dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan itu sebelumnya memang melapor dalam kondisi demam. Pihak Batik Air lalu membawa penumpang ke pos KKP bandara tersebut untuk diperiksa.

    Penumpang kembali diperiksa setelah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma. Pasca-diperiksa, tim medis menyatakan penumpang itu negatif Virus Corona. Adapun penumpang ini didiagnosis mengalami gejala typus.

    Danang mengimbuhkan, penerbangan yang ditumpangi seorang penumpang diduga pengidap Corona berkode ID-7270 itu beroperasi normal. "Penerbangan ID-7270 sudah dipersiapkan sesuai standar operasional prosedur, membawa tujuh kru serta 142 tamu," ujarnya.

    Adapun untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan, Danang memastikan pihaknya menekankan kepada setiap penumpang untuk mengikuti prosedur layanan penerbangan. Penumpang diminta selalu memberikan informasi secara rinci terkait kondisi tubuhnya kepada petugas layanan darat.

    "Kondisi kesehatan pada umumnya tidak memerlukan surat izin medis. Namun, untuk beberapa keadaan tertentu, kami mewajibkan setiap pelanggan mempunyai surat izin medis sebelum penerbangan," tutur Danang.

    Virus Corona mulanya berjangkit di Wuhan, Cina. Virus ini diyakini bersumber dari satwa liar yang diperdagangkan secara ilegal di sebuah pasar hewan di pusat kota Wuhan. Virus ini disebut menyerang sistem pernafasan manusia dan bisa mengakibatkan kematian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.