Dirut Baru Garuda Tetapkan 3 Pekerjaan Utama: Fokus di Safety

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irfan Setiaputra. facebook.com

    Irfan Setiaputra. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra telah menetapkan tiga fokus pekerjaan yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah besar perseroan. Penetapan tersebut dibahas dalam rapat konsolidasi yang digelar pada hari ini bersama dewan direksi dan dewan komisaris.

    "Pertama, kami akan fokus di safety," ucap Irfan dalam acara temu media di kantor Garuda Indonesia, Tangerang, Kamis sore, 23 Januari 2020.

    Irfan mengatakan, sebagai perusahaan penerbangan, manajemen harus memastikan keamanan dan keselamatan penumpang. Perusahaan akan memastikan bahwa prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan penerbangan internasional yang berlaku.

    Perusahaan juga akan mendorong terciptanya inovasi di bidang teknologi yang mendukung kenyamanan penumpang. Upaya ini didukung dengan pengadaam pos direktur anyar, yakni Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT.

    Kedua, sesuai dengan hasil konsolidasi, dewan direksi akan melakukan perbaikan di sisi layanan. Irfan menginginkan layanan yang diberikan oleh perseroan ke depan berorientasi terhadap kenyamanan penumpang.

    "Kami ingin memastikan bahwa layanan ink sesuai dengan ekspektasi. Feed back pelanggan bisa kita jadikan basis perbaikan," tutur Irfan.

    Ketiga, sebagai perusahaan terbuka, dewan direksi anyar akan mengusahakan sejumlah cara agar emiten berkode GIAA ini mencapai profit. "Kita akan teruskan itu jadi basis kita," ujarnya.

    Berdasarkan RUPSLB yang dilangsungkan kemarin, pemegang saham Garuda Indonesia telah menetapkan sejumlah nama untuk mengisi jajaran direksi dan komisaris. Berikut ini sejumlah nama yang didapuk menduduki posisi tersebut.

    Komisaris
    1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
    2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
    3. Komisaris Independen : Yenny Wahid
    4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
    5. Komisaris : Peter Gontha

    Direksi
    1. Direktur Utama : Irfan Setiaputra
    2. Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
    3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Fuad Rizal
    4. Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
    5. Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
    6. Direktur Teknik : Rahmat Hanafi
    7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT : Ade R. Susardi
    8. Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.