Mudah Berwakaf di Asuransi Allianz Syariah

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah, Allianz Life Indonesia.

    Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah, Allianz Life Indonesia.

    INFO BISNIS — Wakaf bisa dilakukan dengan mudah. Dengan menyisihkan beberapa ratus ribu rupiah per bulan, seseorang bisa berwakaf puluhan hingga ratusan juta rupiah. Kemudahan inilah yang ditawarkan Allianz Life Syariah melalui produk unitlink Allisya Protection Plus. “Fitur wakaf pada asuransi AlliSya Protection Plus memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin berwakaf sesuai dengan keinginannya,” ujar Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah, Allianz Life Indonesia.

    Wakaf tunai secara bertahap melalui polis asuransi syariah ini memupus persepsi bahwa untuk bisa berwakaf, seseorang harus memiliki harta yang banyak. Selama ini wakaf hampir selalu diidentikkan dengan penyerahan tanah atau bangunan yang tentu saja nilainya sangat besar. Berwakaf melalui polis asuransi syariah dapat dimulai dengan jumlah uang yang relatif kecil senilai iuran kontribusi polis asuransi syariah. Dengan demikian wakaf terasa ringan dan mudah.

    Berwakaf adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam karena memberikan manfaat bagi masyarakat luas dengan pahala yang tidak terputus. Bagi orang yang berwakaf (wakif), harta yang diwakafkan pada dasarnya menjadi kekal karena pahalanya akan terus mengalir hingga akhir masa. Sementara masyarakat umum akan merasakan manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan hidup dan peningkatan kesejahteraan.

    Salah satu contoh wakaf terbaik dalam sejarah Islam adalah praktik wakaf produktif yang dilakukan Umar bin Khatab. Sahabat Nabi Muhammad SAW ini mewakafkan kebun kurmanya yang subur di daerah Khaibar dengan cara mempertahankan kebun tersebut dengan tidak menjual, menghibahkan, dan mewariskannya, sementara hasilnya disedekahkan kepada orang-orang fakir, kaum kerabat, hamba sahaya, orang-orang yang sedang dalam perjalanan, tamu yang datang berkunjung dan lain-lain.

    Wakaf dilakukan secara sukarela untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Manfaat wakaf bersifat jangka panjang dan tetap bernilai guna meskipun orang yang berwakaf meninggal dunia. Kelebihan lainnya, nilai ekonomi wakaf tidak akan berkurang dan bisa terus dikembangkan sesuai ketentuan syariah.

    Hadirnya fitur wakaf asuransi AlliSya Protection Plus berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 106 Tahun 2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah. Fatwa tersebut menyebutkan wakaf sebagai fitur produk asuransi syariah dilakukan dengan meniatkan manfaat asuransi yang dapat berupa santunan asuransi atau dana investasi untuk diwakafkan.

    Menurut Yoga Prasetyo, diluncurkannya fitur wakaf polis pada produk AlliSya Protection Plus di bulan Mei 2019 merupakan respons terhadap keinginan masyarakat untuk dapat mewakafkan manfaat asuransinya. “Sebelum fitur ini diluncurkan, nasabah-nasabah yang ingin agar manfaat asuransinya diwakafkan biasanya menghubungi agen untuk bersama-sama mendatangi notaris guna membuat janji wakaf. Ini memakan waktu dan juga membutuhkan biaya tersendiri. Untuk itulah fitur wakaf asuransi hadir merespons kebutuhan seperti ini,” ujar Yoga. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.