Soal Calon Kuat Dirut Garuda, Erick Thohir: Belum Ada Nama

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri BUMN Erick Thohir saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir membantah kabar Direktur Komersial PT Angkasa Pura II (Persero) Daan Achmad menjadi calon kuat Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

    "Itu tidak benar," kata Erick kepada Tempo, Senin, 23 Desember 2019. "Belum ada nama."

    Sebelumnya, sumber Tempo di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN menyebutkan bahwa Daan berpotensi menggantikan direktur sebelumnya, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atai Ari Askhara.

    Tempo telah mencoba mengkonfirmasi kabar itu kepada Daan. Namun, hingga berita ini diturunkan, Daan belum memberikan responsnya.

    Adapun Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo tidak membantah maupun membenarkan kabar itu. Saat dimintai tanggapan, Kartika hanya menyebut sampai sekarang kementeriannya belum ingin menggamblangkan nama calon-calon yang akan disorongkan.

    "Saat ini belum," katanya kala ditemui Tempo sebelum bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Senin, 23 Desember 2019.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan belum ada calon nama Dirut Garuda Indonesia yang diserahkan Kementerian BUMN ke kementeriannya untuk dimintakan pertimbangan. "Belum ada," kata Polana dalam pesan pendek.

    Erick Thohir sebelumnya telah melemparkan sinyal terkait penunjukan Direktur Utama Garuda Indonesia. Ia mengakui telah menyorongkan tiga nama calon yang akan menempati kursi kosong di perusahaan maskapai pelat merah.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara