BPS Catat Impor Naik 3,94 Persen Jadi USD 15,34 Miliar

Reporter

Editor

Rahma Tri

Menteri Keuangan Sri Mulyani mendatangi pusat logistik berikat (PLB) Dunia Express Sunter, Jakarta, Jumat, 4 Oktober 2019. Sri Mulyani menjelaskan, kunjungan ini berkaitan kabar yang menyebut bahwa PLB menjadi celah kebocoran impor tekstil dan produk tekstil (TPT) yang membuat Indonesia banjir tekstil impor. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat posisi impor sepanjang bulan November 2019 mengalami kenaikan sebesar 3,94 persen. Nilai impor nasional naik sebesar US$ 581,1 juta sehingga menjadi US$ 15,34 miliar month to month (mtm).

Namun, BPS menerangkan, dibandingkan November 2018, angka impor ini menurun 9,24 persen.

Kenaikan posisi impor tersebut terjadi baik untuk impor minyak dan gas (migas) maupun impor non migas. "Impor meningkat dipicu naikknya seluruh komponen migas, mulai dari minyak mentah, hasil minyak dan gas," ujar Kepala BPS Suhariyanto saat mengelar konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin 16 Desember 2019.

Menurut catatan BPS, nilai impor migas tercatat naik sebesar 21,60 persen menjadi US$ 379,1 juta. Sedangkan impor non migas juga naik sebesar 1,55 persen menjadi US$ 202 juta.

Adapun dilihat per komponen, impor minyak mentah (ICP) tercatat mengalami kenaikan paling signifikan sebesar 84,15 persen menjadi US$ 302,2 juta. Impor hasil minyak meningkat 5,82 persen menjadi US$ 68,7 juta dan gas meningkat 3,81 persen menjadi US$ 8,2 juta.

Secara kumulatif, total impor sepanjang Januari hingga November 2019 justru mengalami penurunan sebesar 9,88 persen menjadi US$ 17,12 miliar dibandingkan pada periode yang sama 2018. Adapun penurunan, terjadi baik untuk impor migas dan non migas masing-masing 29,06 persen dan 6,21 persen.

"Perilaku ini agak berbeda dibandingkan pada periode yang sama pada 2018 lalu yang tecatat impor mengalami penurunan. Tetapi ini cenderung naik, karena ada kebutuhan untuk liburan sekolah, natal dan tahun baru," kata Suhariyanto.

Sementara itu, jika dilihat dari penggunaan barang, selama November 2019 BPS mencatat seluruh nilai impor menurut golongan barang meningkat secara month to month (mtm). Misalnya, dari golongan barang konsumsi meningkat 16,13 persen atau US$ 231,7 juta.

Kemudian, untuk impor bahan baku atau bahan penolong juga meningkat sebesar 2,63 persen atau US$ 286,5 juta. Sedangkan impor untuk barang modal juga meningkat sebesar 2,58 persen menjadi US$ 62,9 juta.

DIAS PRASONGKO






Ini Usul Bahlil Jika Indonesia Kembali Kalah Gugatan di WTO

1 jam lalu

Ini Usul Bahlil Jika Indonesia Kembali Kalah Gugatan di WTO

Bahlil kembali menekankan Indonesia tak akan mundur dalam menerapkan larangan ekspor nikel meski telah kalah gugatan Uni Eropa di WTO.


Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

4 jam lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

Sri Mulyani Indrawati menanggapi pengumuman Badan Pusat Statistik atau BPS soal pertumbuhan ekonomi tahun 2022. Begini penjelasannya.


Apakah Itu Dana SDM Desa yang Siap Diteken Jokowi? Ekonom: Rawan Mark-up dan Budget Siluman

5 jam lalu

Apakah Itu Dana SDM Desa yang Siap Diteken Jokowi? Ekonom: Rawan Mark-up dan Budget Siluman

Rencana Anggaran Dana SDM Desa disambut baik Jokowi dengan kesiapannya mengeluarkan PP untuk itu. Ekonom wanti-wanti rawan mark-up dan budget siluman.


BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

15 jam lalu

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

Menteri Airlangga menanggapi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2022 yang masih ditopang oleh harga komoditas.


Jokowi Bakal Teken PP Dana SDM Desa, Ekonom Ingatkan Bahaya Budget Siluman

16 jam lalu

Jokowi Bakal Teken PP Dana SDM Desa, Ekonom Ingatkan Bahaya Budget Siluman

Bhima Yudhistira, merespons rencana Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang akan menerbitkan peraturan pemerintah (PP) soal anggaran khusus untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) desa.


Neraca Perdagangan RI pada 2022 Surplus USD 54,53 Miliar, BPS: Tumbuh 53,96 Persen

23 jam lalu

Neraca Perdagangan RI pada 2022 Surplus USD 54,53 Miliar, BPS: Tumbuh 53,96 Persen

Neraca perdagangan mencatatkan surplus baik di triwulan empat 2022 maupun secara kumulatif sepanjang tahun 2022. Begini penjelasan lengkap BPS.


Usai Larang Ekspor Nikel dan Bauksit, Jokowi Akui Industri Masih Sulit Cari Dana Bangun Smelter

1 hari lalu

Usai Larang Ekspor Nikel dan Bauksit, Jokowi Akui Industri Masih Sulit Cari Dana Bangun Smelter

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta pelaku industri jasa keuangan di Tanah Air memberikan dukungan yang konkret terhadap pembangunan smelter.


Pertumbuhan Ekonomi RI pada 2022 Tembus 5,31 Persen, BPS: Solid di Tengah Pelambatan Ekonomi Global

1 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi RI pada 2022 Tembus 5,31 Persen, BPS: Solid di Tengah Pelambatan Ekonomi Global

Kepala BPS mengumumkan kinerja pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 cukup mengesankan di tengah pelambatan global.


Jokowi Minta OJK Dukung Hilirisasi: Saya Dengar yang Mau Bikin Smelter Sulit Cari Pendanaan

1 hari lalu

Jokowi Minta OJK Dukung Hilirisasi: Saya Dengar yang Mau Bikin Smelter Sulit Cari Pendanaan

Jokowi meminta OJK mendukung strategi hilirisasi pemerintah. Pasalnya, saat ini masih ada perusahaan kesulitan mencari dana untuk membuat smelter.


Jokowi Geram Indonesia Eksportir Utama Ikan Segar tapi Impor Tepung Ikan: Sesulit Apa? Apa Sulit Banget Sih?

1 hari lalu

Jokowi Geram Indonesia Eksportir Utama Ikan Segar tapi Impor Tepung Ikan: Sesulit Apa? Apa Sulit Banget Sih?

Jokowi geram dengan kondisi Indonesia sebagai eksportir nomor satu ikan tuna, cakalang, dan tongkol, tapi menjadi importir nomor satu tepung ikan.