Tol Japek II Diprediksi Kurangi Kepadatan Lalu Lintas 40 Persen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 27 Juli 2018. Pengerjaan jalan tol ini mencapai 19,7 Km dari panjang 38 Km.  ANTARA/Sigid Kurniawan

    Pekerja menyelesaikan konstruksi jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek II di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 27 Juli 2018. Pengerjaan jalan tol ini mencapai 19,7 Km dari panjang 38 Km. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek memprediksi Tol Layang Jakarta-Cikampek atau  Tol Japek II mampu mengurangi kepadatan sekitar 40 persen. "Prediksinya bisa kurangi kepadatan di jalur bawah hingga 40 persen dari kondisi saat ini," kata General Manager Traffic PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek (JJLC) Aprimon di Simpang Susun Cikunir, Bekasi, Minggu, 15 Desember 2019.

    Mulai pukul 06.05 WIB, jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek bisa digunakan atau dilewati kendaraan golongan 1 non bus dan untuk sementara tanpa tarif (gratis).

    Dengan kondisi seperti itu, kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru, maka rasio antara kapasitas jalan dengan volume kendaraan (VC Ratio) akan meningkat.

    "Selama ini, khususnya di ruas Cikunir-Karawang Barat VC Ratio-nya sudah di atas satu. Jika berkurang 40 persen volumenya, maka rasionya bisa meningkat ke 0,7," kata Heru.

    Dengan VC Ratio sebesar itu, kata Heru, maka pengguna jalan tol di ruas itu memungkinkan pengguna jalan leluasa pindah jalur karena sudah tidak padat lagi.

    Aprimon mengimbau pengguna di jalan tol layang sepanjang 38 kilometer (km) itu untuk tidak memacu kendaraan di atas 80 km per jam. "Kami sarankan 60-80 km per jam demi keselamatan dan kenyamanan," katanya.

    Pihaknya menyiapkan delapan lokasi untuk tempat berputar ke arah sebaliknya (u turn) guna evakuasi jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat lainnya.

    "Tempat istirahat terdekat setelah melewati jalan tol layang ini di KM 50 sehingga sebaiknya semuanya dipersiapkan baik pengguna maupun kendaraannya," katanya.

    Ketika awak media mencoba jalan tol layang tersebut di rute arah Jakarta-Cikampek maupun sebaliknya, kondisi lajur jalan tol memang sudah bisa dilalui.

    Rambu dan perlengkapan jalan tol sudah komplit. Hanya saja, ketika kendaraan melintas pada setiap sambungan girder (expansion joint) masih terasa sedikit ketidakrataannya.

    Namun operator tol Japek II ini pada pekan lalu telah menyatakan kesiapannya untuk memberi perhatian serius atas hal itu sehingga penggunanya akan lebih aman dan nyaman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.