Luhut Sebut Prabowo Mengaku Salah Menilai Investor Cina

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan usai menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 12 November 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, JakartaMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tidak akan bergantung kepada satu negara untuk berinvestasi Indonesia. Ia mengatakan akan merangkul siapa saja negara yang mau berinvestasi di Indonesia, salah satunya Cina.

Soal ini, Luhut menceritakan telah mendapat pembenaran oleh Prabowo Subianto yang belakangan bergabung dengan Kabinet Indonesia Maju sebagai Menteri Pertahanan. Bekas Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu mengakui bahwa investor Cina adalah salah satu yang cepat masuk ke Tanah Air.

"Dia bilang ke saya, katanya, 'Bang, ternyata Abang yang benar dengan presiden. Bahwa memang investor yang paling cepat masuk ke Indonesia dan ternyata friendly adalah Tiongkok'," kata Luhut menirukan ucapan Prabowo dalam sambutannya di acara pemancangan perdana Menara Syariah di Pantai Indah Kpuk, Jakarta, Ahad, 8 Desember 2019.

Hikmahnya, kata Luhut, Indonesia jangan memusuhi negara yang tidak perlu dimusuhi. Melainkan, justru harus diajak bekerja sama. Ia pun memastikan bahwa pemerintah mengetahui apa yang dilakukannya. Karena itu, pemerintah menjalin hubungan baik dengan sejumlah pihak dan investor, misalnya dengan Uni Emirat Arab, Cina, Jepang, hingga Amerika Serikat.

"Kita tidak akan bergantung pada satu power di dunia, karena Indonesia itu terlalu sakti dan terlalu besar untuk menjadi pengikut satu kekuatan," ujar Luhut.

Dalam kesempatan yang sama, Luhut pun mengatakan agar setiap orang tidak sekadar alergi dengan investasi Cina. Ia bercerita pernah mengajak teman-temannya sesama pensiunan untuk pergi ke Cina.

"Barulah, 'oh ini Hut negara komunis itu?' Ya saya bilang ini lah komunis itu. Terserah kamu lah membacanya," kata Luhut. "Bapak, ibu, seeing is believing. Jadi setelah ke sana, baru lah tahu apa yang terjadi."

 






Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

3 jam lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

9 jam lalu

Cak Imin Ngarep Jadi Wakil Puan Maharani di 2024, Prabowo Bilang Begini

Prabowo mengingatkan Gerindra dan PKB telah terikat dalam kesepakatan kerja sama di bawah bingkai Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.


Bahlil Klaim Masalah Investasi Mangkrak Nyaris Selesai, Tinggal Rp 100 Triliun Belum Terealisasi

10 jam lalu

Bahlil Klaim Masalah Investasi Mangkrak Nyaris Selesai, Tinggal Rp 100 Triliun Belum Terealisasi

Bahlil sempat tak yakin dapat menyelesaikan 100 persen investasi mangkrak yang sudah dia petakan sejak menjabat pada 2019.


Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

12 jam lalu

Bahlil Sebut dari 2.078 Izin Usaha Pertambangan yang Dicabut, 90 Sudah Dipulihkan

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan dari 2.078 izin usaha pertambangan atau IUP yang dicabut, ada 700 perusahaan yang menyatakan keberatan.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

12 jam lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Effendi Simbolon Absen dalam Rapat Bersama Andika dan Dudung Abdurachman

13 jam lalu

Effendi Simbolon Absen dalam Rapat Bersama Andika dan Dudung Abdurachman

Hari ini Effendi Simbolon tak hadir dalam rapat Komisi I DPR dengan Menhan Prabowo Subianto, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dan Andika Perkasa.


Prabowo Subianto Minta Rapat Bersama Komisi I DPR Digelar Secara Tertutup

14 jam lalu

Prabowo Subianto Minta Rapat Bersama Komisi I DPR Digelar Secara Tertutup

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, bertanya kepada Prabowo ihwal mekanisme gelaran rapat, Prabowo menghendaki rapat digelar secara tertutup.


Prabowo, Dudung Abdurachman, dan Andika Perkasa Hadiri Rapat Bersama Komisi I DPR

14 jam lalu

Prabowo, Dudung Abdurachman, dan Andika Perkasa Hadiri Rapat Bersama Komisi I DPR

Rapat Komisi I DPR kali ini dihadiri KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, Menhan Prabowo Subianto, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

16 jam lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

1 hari lalu

Pengamat: Kunjungan Prabowo ke Kiai Sepuh NU Jaga Basis Suara Umat Islam

Sebelumnya, Prabowo bersilaturahmi dengan 9 kiai NU di Asrama Perguruan Tinggi Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang.