Erick Thohir: Mahfud MD Beri Masukan Soal Radikalisasi di BUMN

Reporter

Menteri BUMN Erick Thohir saat mengikuti sidang kabinet pertama Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD membahas tentang ancaman paham radikalisme di jajaran perusahaan plat merah.

"Saya mendapatkan laporan yang beliau dapatkan dari timnya, di mana beliau juga memberikan masukan mengenai radikalisasi yang ada di BUMN," katanya, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

Namun, Erick enggan menjelaskan secara rinci mengenai apa saja yang dibahas dengan Mahfud terkait radikalisme dalam pertemuan tersebut.

"Ya, saya enggak boleh cerita lah," katanya, mengenai bahasan pertemuannya dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Yang jelas, Erick menegaskan bahwa persoalan ideologi sudah jelas, yakni Pancasila sebagai ideologi negara, dan tidak ada ideologi lain di Indonesia.

"Yang namanya ideologi kan sudah putus (diputuskan). Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika. Tidak ada ideologi lain yang ada di Indonesia, dan itu sendiri kan sudah diputuskan. Bukan saat ini lho, 'the founding father' jaman dulu," katanya.

Menurut Erick, berkembangnya paham radikal di kalangan BUMN lebih karena mereka mendapatkan pemahaman yang salah mengenai ajaran Islam.

"Saya rasa mereka juga punya perasaan yang positif atas pembangunan yang sudah terjadi. Mungkin mereka itu mendapat masukan yang tidak benar saja yang harus dijelaskan," katanya.

Dalam pertemuan itu, Erick mengaku Mahfud juga menyampaikan data dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menanggulangi penyebaran paham radikalisme.

Namun, Erick enggan menceritakan lebih jauh, seraya menegaskan akan merealisasikan apa yang telah disarankan. "Ya harus (direalisasikan), kan Menko. Kalau Menko yang perintah kita harus," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius juga memberikan tanggapannya tentang adanya pegawai di BUMN yang terpapar radikalisme.

Bahkan, tidak hanya di BUMN, tetapi ada di tempat lain. "Jangankan BUMN, semuanya ada. Polisi saja ada kok (terpapar radikalisme), Polwan. Saya (sudah) ngomong sama Polri," ujar Suhardi.

ANTARA
 






Menkes soal Ratusan Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Karena Sesak Nafas

30 menit lalu

Menkes soal Ratusan Meninggal di Tragedi Kanjuruhan: Karena Sesak Nafas

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyebab kematian dalam tragedi Kanjuruhan karena desak-desakan di antara penonton saat kerusuhan pecah.


Mahfud Md Soal Reformasi Polri: Bandar Judi Tersangka, Wewenang Propam Dipecah

1 jam lalu

Mahfud Md Soal Reformasi Polri: Bandar Judi Tersangka, Wewenang Propam Dipecah

Reformasi, kata Mahfud MD, terutama menyangkut masalah kultural, seperti hedonisme, gaya hidup mewah, dan judi yang melibatkan anggota kepolisian.


Erick Thohir Promosi Ekonomi Indonesia ke Mahasiswa London School of Economic

2 jam lalu

Erick Thohir Promosi Ekonomi Indonesia ke Mahasiswa London School of Economic

Erick Thohir menemui mahasiswa Indonesia di London School of Economic. Dia menjadikan kesempatan itu untuk mengingatkan lagi potensi ekonomi Indonesia


Mendag Ingin Hasil Panen Petani Dibeli BUMN, Ekonom: Mesti Dibuat Sistem yang Jelas

5 jam lalu

Mendag Ingin Hasil Panen Petani Dibeli BUMN, Ekonom: Mesti Dibuat Sistem yang Jelas

Mohammad Faisal mengungkapkan rencana penyerapan seluruh hasil panen petani melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat dibutuhkan.


Terkini Bisnis: Erick Thohir Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Hampir Semua Petani Kecil Tak Bisa Akses KUR

6 jam lalu

Terkini Bisnis: Erick Thohir Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Hampir Semua Petani Kecil Tak Bisa Akses KUR

Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Ahad siang 2 Oktober 2022 dimulai dari komentar Erick Thohir atas insiden di Stadion Kanjuruhan.


Tragedi Kanjuruhan, YLBHI Sebut Ada Pelanggaran Penanganan Massa Oleh Polisi

8 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, YLBHI Sebut Ada Pelanggaran Penanganan Massa Oleh Polisi

YLBHI menyebut ada pelanggaran penanganan massa oleh polisi sehingga Tragedi Kanjuruhan memakan korban hingga 129 orang.


Tragedi Kanjuruhan: Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas, Jumlah Korban Bertambah Jadi 129 Orang

8 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas, Jumlah Korban Bertambah Jadi 129 Orang

Presiden Jokowi mengatakan jumlah korban tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 129 orang.


129 Tewas dalam Tragedi Arema vs Persebaya, Mahfud MD Ungkap Penyebab Kematian Massal

9 jam lalu

129 Tewas dalam Tragedi Arema vs Persebaya, Mahfud MD Ungkap Penyebab Kematian Massal

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bukan bentrok antara suporter Persebaya dan Arema FC.


Mahfud Md Bicara Soal Tragedi Kanjuruhan, Ada Dugaan Kesalahan Panpel

9 jam lalu

Mahfud Md Bicara Soal Tragedi Kanjuruhan, Ada Dugaan Kesalahan Panpel

Mmahfud Md menduga ada kesalahan panpel dalam tragedi Kanjuruhan.


Tragedi Stadion Kanjuruhan, Menteri BUMN Erick Thohir: Sepak Bola Seharusnya Jadi Pemersatu

10 jam lalu

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Menteri BUMN Erick Thohir: Sepak Bola Seharusnya Jadi Pemersatu

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan dukacita mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022