Terkerek Bursa Asia, IHSG Berpeluang Menghijau

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis berpeluang naik seiring menguatnya bursa saham regional Asia.

    IHSG dibuka menguat 19,16 poin atau 0,31 persen ke posisi 6.132,04. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,12 poin atau 0,53 persen menjadi 979,26.

    Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019 mengatakan, sentimen positif datang dari pasar AS menyusul kenaikan Dow Jones pada Rabu lalu. Dow Jones moncer setelah Bloomberg menulis bahwa negosiator AS mengharapkan kesepakatan fase satu akan selesai sebelum tarif AS ditetapkan pada 15 Desember mendatang.

    "Namun, di tengah kondisi politik AS yang kian memanas serta masih adanya ketidakpastian kesepakatan perdagangan AS-Cina sedikit menjadi kendala. Tetapi potensi indeks global terutama pasar Asia untuk menguat sangat terbuka. Sentimen ini dapat memberikan dukungan bagi IHSG untuk ikut naik hari ini," ujar Alfiansyah.

    Dari Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan, kesepakatan antara AS dan Cina mungkin terjadi setelah pembicaraan antara negosiator kedua negara. Tetapi pernyataan Trump ini belum menjamin bahwa akan tercapai kesepakatan lebih awal. Trump sebelumnya mengatakan kesepakatan dagang antara kedua negara kemungkinan bisa terjadi pada 2020.

    Bursa saham regional Asia siang ini antara lain indeks Nikkei menguat 145,9 poin atau 0,63 persen ke 23.281,1, Indeks Hang Seng menguat 178,2 poin atau 0,68 persen ke 26.240,8, dan indeks Straits Times menguat 12,69 poin atau 0,4 persen ke posisi 3.172,48. Sentimen positif dari bursa Asia ini diharapkan akan membawa angin segar bagi pergerakan IHSG di Tanah Air.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!