Rekam Jejak Orias Petrus, Ex Wadirut Freeport Kini Bos Inalum

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orias Petrus Moedak. twitter.com

    Orias Petrus Moedak. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orias Petrus Moedak mendatangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pagi ini jam 10.10 WIB. Setelah menunggu sekitar satu jam ia memberikan kepastian telah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dengan memberitahukan dirinya telah mendapatkan SK (Surat Keputusan).

    "Ya tadi dikasih SK-nya sebagai Dirut," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin, 25 November 2019.

    Sebelum menjadi Direktur Utama Inalum, Orias menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia. Orias mengatakan, ia sudah efektif berpindah ke holding pertambangan tersebut sejak 25 November 2019. "Mulai hari ini," ujarnya.

    Pria kelahiran Kupang, 26 Agustus 1966 mempunyai segudang pengalaman dalam memimpin perusahaan BUMN. Mengutip akun LinkedIn Orias, dirinya pada selama sembilan bulan sejak April 2018 menjadi Chief Financial Officer (CFO) dari PT Inalum.

    Lulusan Akutansi Universitas Padjajaran ini juga pernah menjabat sebagai CFO dari PT Bukit Asam Tbk selama satu tahun, lalu menjadi CEO PT Pelindo III setahun juga, dan CFO di PT Pelindo II selama dua tahun.

    Orias juga mempunyai rekam jejak pada urusan pasar modal, yakni ia pernah menjadi Managing PT Danareksa Sekuritas selama lima tahun sejak 2003 dan Presiden Direktur PT Reliance Securities Tbk (RELI) selama dua tahun mulai 2008. Sebelum masuk perusahaan BUMN, ia telah berganti korporasi sebanyak tujuh kali sejak tahun 1991. 

    Pasca dilantik jadi Dirut Inalum, Orias mengatakan salah satu tugas yang harus dia selesaikan adalah  divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk. Pengambilan saham ini harus selesai pada akhir tahun ini. "Ya jalankan amanah, apa yang sudah ada kita lanjutkan. seperti penyelesaian Vale," katanya.

    Menurutnya penyelesaian divestasi saham Vale merupakan tugas yang besar. Sementara tugas-tugas lainnya adalah melanjutkan apa yang sudah direncanakan sebelum dirinya masuk ke dalam holding pertambangan tersebut. "Vale-nya yang besar ya. Hal-hal lain melanjutkan yang sudah ada sesuai dengan visi-misi Inalum," katanya. 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...