Waktu Tempuh Makin Cepat, Penumpang LRT Sumsel Naik 40 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian LRT Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. Selain itu, pengerjaan proyek dua jembatan Musi, Musi IV dan Musi VI, dua jembatan layang Keramasan, serta simpang Bandara SMB II, dikebut. Jembatan Ampera, yang merupakan ikon kota empek-empek tersebut, juga dipercantik. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

    Rangkaian LRT Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. Selain itu, pengerjaan proyek dua jembatan Musi, Musi IV dan Musi VI, dua jembatan layang Keramasan, serta simpang Bandara SMB II, dikebut. Jembatan Ampera, yang merupakan ikon kota empek-empek tersebut, juga dipercantik. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemangkasan waktu tempuh LRT Sumsel, Palembang sudah efektif meningkatkan okupansi penumpang. Jumlah penumpang LRT mencapai 3 juta orang per November 2019.

    "Dua bulan lalu pemangkasan waktu tempuh LRT Sumsel jadi 47 menit, kemudian kami pantau ada peningkatan okupansi dari 30 persen hingga 40 persen saat ini," kata Budi Karya Sumadi di Palembang, Minggu 17 November 2019. 

    Sejak resmi dioperasionalkan pada 23 Juli 2018, penumpang LRT Sumsel mencapai satu juta orang pada Februari 2019. Lalu pada Juli 2019 mencapai 2,2 juta penumpang, dan pada November 2019 sudah mencapai tiga juta penumpang.

    Menurut dia, memendeknya waktu kedatangan antarkereta (headway) dari 30 menit menjadi 18 menit dengan 74 jadwal keberangkatan terbaru, membuat kenyamanan masyarakat ikut meningkat.

    Selain itu, adanya improvisasi integrasi moda transportasi angkot, bus dan perahu yang didukung dengan program ASN wajib naik LRT pada hari-hari tertentu juga menyokong kenaikan okupansi LRT Sumsel.

    "Saya minta Gubernur Sumsel agar ASN lebih dirutinkan lagi naik LRT, baik dari Pemprov Sumsel ataupun Pemkot Palembang," kata dia.

    Ia berharap waktu tempuh LRT Sumsel dari Stasiun Bandara SMB II ke Stasiun DJKA yang semula 60 menit menjadi 47 menit bisa dipersingkat lagi menjadi 40 menit. Dengan demikian ia optimistis okupansi bisa mencapai 60 persen.

    Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan improvisasi program yang fokus pada peningkatan pelayanan LRT memang dibutuhkan agar masyarakat mau beralih ke moda transportasi massal.

    "Jika memang bisa waktu headwaynya dibuat 10 menit, sehingga memancing lebih banyak masyarakat dalam menggunakan LRT," kata Herman Deru.

    Ia juga meminta Pemerintah Kota Palembang untuk memperbanyak kantong-kantong parkir dan memperbanyak angkutan umum agar integrasi LRT lebih baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.