Pemerintah Tunjuk Inalum Beli 20 Persen Saham Vale

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inalum Siap Kelola Tambang Freeport Indonesia

    Inalum Siap Kelola Tambang Freeport Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menunjuk PT Inalum (Persero) untuk membeli 20 persen saham PT Vale Indonesia Tbk. sebagai bagian dari proses divestasi emiten dengan kode saham INCO tersebut.

    Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan Kementerian ESDM telah memberikan surat kepada Kementerian Keuangan untuk menunjuk Inalum, holding industri pertambangan dengan nama MIND ID, sebagai pembeli saham divestasi Vale.

    "Sudah Inalum yang ditunjuk kok. Sudah kan ada suratnya Pak Wamen ESDM ke Menteri Keuangan. Kan sudah nunjuk Inalum," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin, 7 Oktober 2019.

    Kendati demikian, pihaknya enggan membeberkan lebih lanjut terkait rencana divestasi itu, termasuk terkait kapan penunjukkan itu dilakukan dan kapan rencana berlangsungnya proses pembelian saham.

    Bambang juga enggan untuk mengungkapkan berapa nilai valuasi hasil perhitungan pemerintah terhadap 20 persen divestasi saham INCO tersebut.

    Dia menuturkan proses penyerapan saham INCO sebesar 20 persen akan dilakukan secara business to business (B to B). "Iya diserap oleh Inalum. Enggak pakai nilai (dari pemerintah) karena B to B dan pokoknya urusan Inalum," ucap Bambang.

    Untuk diketahui, sesuai dengan amandemen Kontrak Karya (KK) pada 2014, Vale wajib mendivestasikan 40 persen saham ke pihak Indonesia dengan dasar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Adapun Vale telah melepas 20 persen sahamnya melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Perusahaan ini akan kembali melepas saham sebesar 20 persen dengan mulai menawarkan sahamnya kepada pemerintah paling lambat mulai 14 Oktober 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.