Holding Industri Pertambangan BUMN Bertranformasi Jadi Mind Id

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, menyaksikan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson dan Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin, menandatangani  Sales and Purchase Agreement, di Gedung Setjen Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis 27 September 2018. PT Inalum (Persero) selaku holding BUMN pertambangan telah menandatangani Sales & Purchase Agreement (SPA) dengan PT Freeport-McMoRan Inc dan PT Rio Tinto Indonesia. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, menyaksikan CEO Freeport McMoRan Richard Adkerson dan Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin, menandatangani Sales and Purchase Agreement, di Gedung Setjen Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis 27 September 2018. PT Inalum (Persero) selaku holding BUMN pertambangan telah menandatangani Sales & Purchase Agreement (SPA) dengan PT Freeport-McMoRan Inc dan PT Rio Tinto Indonesia. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Holding Industri Pertambangan (HIP), BUMN yang menaungi lima perusahaan industri tambang di Indonesia, PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), dan PT Timah Tbk, secara resmi meluncurkan identitas baru pada 17 Agustus 2019, yakni menjadi MIND ID yang merupakan akronim dari Mining Industry Indonesia.

    "Ini bukan hanya sekedar simbol baru, tapi ini merupakan semangat dan sinergi baru dari lima perusahaan tambang terbesar di Indonesia milik negara, yang Insya Allah bisa memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi bangsa dan negara,” kata Direktur Utama MIND ID, Budi Gunadi Sadikin lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019.

    Dilandasi semangat baru, MIND ID merupakan bentuk sinergi lima perusahaan tambang terbesar Indonesia yang akan mengeksplorasi dan mengelola potensi sumber daya mineral yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, untuk membangun peradaban, menyejahterakan bangsa, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

    Menurut Budi, hasil tambang yang dihasilkan tidak langsung dijual, tetapi diproses agar nilainya semakin tinggi dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

    Dia menyatakan bahwa MIND ID merupakan hadiah yang diberikan kepada Indonesia yang sedang merayakan Hari Kemerdekaan ke-74.

    Identitas dan logo MIND ID memiliki filosofi arti kekayaan mineral Indonesia yang diwakili oleh bentuk lingkaran solid pada sisi kiri, dan pada sisi kanan adalah sinergi dari semua anggota holding pertambangan untuk membangun peradaban, menyejahterakan bangsa, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

    Peluncuran ini ditandai dengan topping off di kantor pusat INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

    Identitas baru MIND ID sekaligus memperjelas fungsi INALUM sebagai Holding Industri Pertambangan dan INALUM sebagai pelaksana operasional peleburan aluminium.

    Tidak ada perubahan terhadap struktur badan hukum dan operasional dari INALUM terkait dengan logo dan nama baru ini.

    Seperti diketahui, INALUM ditunjuk menjadi Holding BUMN industri pertambangan pada 2017.

    Dalam kesempatan terpisah, Oggy Achmad Kosasih, Direktur Pelaksana INALUM, menuturkan sinergi MIND ID sebagai Holding bersama seluruh anggota Holding diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada rakyat Indonesia.

    “Perubahan ini mewakili semangat baru keluarga besar Holding Industri Pertambangan bersama seluruh anggota, yakni bersinergi untuk menjalankan tiga mandat; mengelola sumber daya strategis Indonesia, mendorong hilirisasi industri pertambangan, dan menjadi perusahaan kelas dunia,” kata Oggy.

    HIP didirikan pada 27 November 2017, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), atau INALUM, resmi menjadi Holding BUMN Industri Pertambangan dengan menguasai saham milik pemerintah Indonesia di Antam, PTBA, Timah dan PTFI.

    Holding tersebut merupakan salah satu hasil dari program pemerintah dalam melakukan langkah sinergi antar BUMN.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.