Huawei Beli Operator Telekomunikasi Terbesar di Brasil

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Richard Yu, CEO grup bisnis konsumen Huawei, meluncurkan Huawei Mate 30 di Convention Center di Munich, Jerman 19 September 2019. Huawei Mate 30 Lite akan memiliki layar 6,26 inci. Bagian muka menggunakan desain punch hole atau lubang kamera sebagai rumah kamera 32 megapiksel untuk selfie. Varian Lite ini juga dibekali empat kamera belakang tanpa bingkai bundar. Kamera utamanya beresolusi 48 megapiksel, ditemani kamera 8 megapiksel, dan sisanya sama-sama beresolusi 2 megapiksel. Karena varian paling rendah, Mate 30 Lite kemungkinan akan ditenagai Kirin 810 yang dipadu dengan RAM 6 GB dan 8 GB. REUTERS/Michael Dalder

    Richard Yu, CEO grup bisnis konsumen Huawei, meluncurkan Huawei Mate 30 di Convention Center di Munich, Jerman 19 September 2019. Huawei Mate 30 Lite akan memiliki layar 6,26 inci. Bagian muka menggunakan desain punch hole atau lubang kamera sebagai rumah kamera 32 megapiksel untuk selfie. Varian Lite ini juga dibekali empat kamera belakang tanpa bingkai bundar. Kamera utamanya beresolusi 48 megapiksel, ditemani kamera 8 megapiksel, dan sisanya sama-sama beresolusi 2 megapiksel. Karena varian paling rendah, Mate 30 Lite kemungkinan akan ditenagai Kirin 810 yang dipadu dengan RAM 6 GB dan 8 GB. REUTERS/Michael Dalder

    TEMPO.CO, Jakarta -Perusahaan peralatan telekomunikasi Cina, Huawei Technologies Co, dikabarkan bekerja sama dengan China Mobile untuk membeli operator telekomunikasi terbesar di Brasil, Oi SA. Portal O Globlo melaporkan, hal ini guna meningkatkan penetrasinya di negara yang menjadi pasar terbesar Amerika Latin itu.

    Dikutip dari Reuters, dua korporasi raksasa asal Cina itu melirik pertumbuhan bisnis signifikan seiring dengan Oi yang mulai mengandalkan teknologi nirkabel generasi kelima atau 5G dan kepemilikan infrastruktur fiber sepanjang 360 ribu kilometer dinilai menjadi aset yang menarik. Oi saat ini sedang berjuang melunasi utang miliaran real Brasil agar terhindar dari ancaman kebangkrutan.

    Oi menolak mengomentari laporan itu, sementara Huawei dan China Mobile tidak segera menanggapi pertanyaan Reuters.

    Operator telepon tetap terbesar di Brasil itu telah berjuang memutarbalikkan bisnisnya sejak mengajukan proposal perlindungan dari kebangkrutan pada Juni 2016 untuk merestrukturisasi utang 65 miliar Real Brasil.

    Pada Kamis 19 September 2019, Reuters melaporkan ketika sedang dalam proses negosiasi bisnis jaringan telekomunikasinya dengan Telefonica SA asal Spanyol dan Telecom Italia SpA, Oi juga terlibat dalam pembicaraan awal dengan perusahaan asal Amerika Serikat, AT&T Inc, dan perusahaan Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.