Ridwan Kamil Jajal Mobil Kancil, Bakal Jadi Angkutan di Perumahan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat sambutan dalam acara peringatan HUT ke-60 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Dago Tea House, Kota Bandung pada Selasa, 17 September 2019.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat sambutan dalam acara peringatan HUT ke-60 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Dago Tea House, Kota Bandung pada Selasa, 17 September 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mencoba Mobil Kancil ramah lingkungan yang diperkenalkan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis, 19 September 2019. Uji coba Mobil Kancil dilakukan saat peringatan Hari Perhubungan Nasional 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bekasi.

    Ridwan Kamil ini mencoba mobil baru yang diperkenalkan sebagai angkutan perumahan bersama Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja. "Saya merasa nyaman naik Mobil Kancil ini," kata Ridwan Kamil sambil tersenyum riang di dalam mobil mini itu.

    Dari lima mobil yang tersedia terdapat beberapa warna yaitu kuning, merah, dan biru. Sementara kedua pimpinan daerah itu memilih menaiki Mobil Kancil berwarna merah.

    Ia mengatakan Mobil Kancil yang dirancang diusulkan oleh Koperasi Organda (Koanda) Kabupaten Bekasi untuk menjadi angkutan umum di lingkungan perumahan bisa segera diluncurkan.

    "Kendaraan ramah lingkungan merupakan visi Jawa Barat, sekarang juga kan ada mobil listrik dan motor listrik," kata Ridwan Kamil.

    Menurut dia setiap daerah harus mempunyai angkutan ramah lingkungan seperti Mobil Kancil ini sebab dari situ dapat menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM). "Di Jawa Barat beberapa daerah sudah ada angkutan ramah lingkungan, tujuannya untuk menghemat BBM dan mengurangi polusi udara," ungkapnya.

    Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan jika pemerintah daerah saat ini terus berusaha untuk mengembangkan moda transportasi massal. Hal itu perlu dilakukan mengingat Kabupaten Bekasi mempunyai kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara sehingga transportasi ramah lingkungan juga akan terus diperjuangkan.

    "Kita ingin mengintegrasikan dari perumahan ke kawasan industri agar warga masyarakat lebih mudah aksesnya," kata Eka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.