Operator Seluler Siap Perkuat Jaringan di Kalimantan Timur

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknisi dari PT. XL Axiata Tbk mengibarkan bendera di puncak menara BTS setinggi 50 meter di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis 15 Agustus 2019. Pengibaran bendera tersebut dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    Teknisi dari PT. XL Axiata Tbk mengibarkan bendera di puncak menara BTS setinggi 50 meter di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis 15 Agustus 2019. Pengibaran bendera tersebut dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Seiring dengan penetapan Kalimantan Timur sebagai lokasi ibu kota baru, sejumlah operator seluler menyatakan bahwa mereka telah menyiapkan jaringan yang memadai. 

    Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini mengatakan perseroan telah siap menyambut calon ibu kota baru Indonesia. Tidak hanya itu, sambungnya, Telkomsel juga  berupaya mendorong pertumbuhan ekosistem digital di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara serta Kalimantan Timur secara keseluruhan. “Adalah tugas Telkomsel memberikan layanan terbaik ke seluruh masyarakat Indonesia," kata Emma, Selasa 27 Agustus 2019.

    Saat ini Telkomsel telah menggelar lebih dari 1.140 BTS dengan 67 persen di antaranya merupakan  BTS 3G/4G di Kutai Kartanegara dan lebih dari 220 BTS  dengan 68 persen di antaranya BTS 3G/4G di Penajam Paser Utara.

    "Jaringan 4G Telkomsel telah menjangkau 91 persen populasi Kutai Kartanegara dan 93 persen populasi Penajam Paser Utara," Emma menambahkan.

    Sementara itu, Head of Corporate Communications PT Indosat Tbk., Turina Farouk, mengatakan perseroan siap mendukung pemindahan ibu kota dari sisi layanan dan jaringan telekomunikasi. “Sesuai dengan strategi yang sudah kami canangkan bahwa kami konsentrasi membangun jaringan luar Pulau Jawa, termasuk seluruh wilayah Kalimantan,” kata Turina.

    Senada, Group Head Corporate Communicatio XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan wilayah Kalimatan telah mendapat dukungan jaringan yang cukup baik. Dia mengatakan tulang punggung serat optik XL telah menghubungkan Kalimantan dengan Sulawesi, Bali-Lombok, Jawa, dan Sumatera.   

    Dia mengatakan fiberisasi juga telah mendukung jaringan antar kota di Kalimantan. Setelah penunjukan lokasi baru ibu kota, sambungnya, perseroan akan melanjutkan gelaran jaringan ke daerah tersebut.  

    “Di mana pun lokasi ibu kota, XL Axiata, siap untuk menyediakan jaringan yang terbaik. Pusat pemerintahan pasti membutuhkan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan data yang terbaik untuk mendukung aktivitas pemerintahan,” kata Ayu.

    Pada tahun ini, jaringan data XL Axiata telah menjangkau sekitar 54 kota/kabupaten atau lebih dari 96 persen populasi Kepulauan Kalimantan dengan didukung oleh lebih dari 7.000 BTS termasuk lebih dari 5.400 BTS data (3G/4G). Khusus di Kalimantan Timur , jaringan data XL Axiata telah tersedia di 9 kota/kabupaten, dengan dukungan total lebih dari 2.000 BTS.

    BISNIS 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.