Penyebab KPPU Belum Juga Sidangkan Kasus Kartel Pesawat

Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih saat memberikan keterangan pers terkait mahalnya harga tiket pesawat di kantor KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) di Jakarta, Senin, 21 Januari 2019 Mahalnya harga tiket pesawat yang terjadi belakangan ini membuat KPPU kini bergerak menyelidiki dugaan pelanggaran praktik persaingan usaha tak sehat oleh sejumlah maskapai penerbangan. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KKPU) Guntur Saragih mengatakan kasus kartel tiket pesawat sudah siap untuk disidangkan. Namun hingga saat ini ia belum bisa memastikan tanggal pasti untuk sidang pertama kasus tersebut.

Alasannya majelis komisi hingga saat ini masih menanggung beban kerja untuk perkara-perkara sebelumnya. Guntur memperkirakan sidang kartel tiket pesawat berlangsung pada awal atau pertengahan September 2019.

Saat ini pun ketua majelis persidangan untuk kasus tersebut, Kurnia Toha, juga belum berada di Jakarta. Menurut Guntur, idealnya pembukaan persidangan dilakukan dengan formasi majelis komisi yang lengkap.

"Ketua KPPU sekaligus Ketua Majelis Persidangan sedang naik haji, tapi dalam waktu dekat akan kami selenggarakan," tutur Guntur di Tamani Cafe, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019.

KPPU mulai menggelar investigasi terkait kartel tiket pesawat ini pada Februari 2019. Sedangkan dugaan adanya kartel telah terendus sejak November 2018.

Dalam masa penyelidikan, KPPU menetapkan sejumlah entitas sebagai pihak terlapor. Di antaranya PT Garuda Indonesia Group beserta anak usahanya PT Citilink Indonesia. Juga PT Sriwijaya Group yang mengoperasikan Sriwijaya dan Nam Air, yang telah menjalin kerja sama operasi dengan Garuda Group. Terlapor lain ialah PT Lion Mentari Airlines yang mengoperasikan Lion Air, Batik Air, dan Wings Air. 

Maskapai-maskapai itu diduga melanggar Pasal 5 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat serta Pasal 11 dengan beleid yang sama. Berdasarkan kasus sebelumnya, perusahaan yang dinyatakan bersalah bakal mendapat sanksi denda dan sanksi administrasi berupa pembatalan perjanjian.

Ihwal perkara kartel, Garuda Indonesia sebelumnya juga telah dijatuhi hukuman denda A$ 19 juta (sekitar Rp 190 miliar) oleh pengadilan Federal Australia karena terlibat dalam praktik kartel dengan berbagai maskapai lainnya untuk mengatur pengiriman kargo. Keputusan penjatuhan denda dikeluarkan pada 30 Mei 2019 di Canberra dan mendapat sambutan baik dari Komisi Perlindungan Konsumen Australia (ACCC).

Sebelumnya Ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA) I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra alias Ari Askhara membantah adanya praktik oligopoli di balik melambungnya harga tiket pesawat. Ari yang juga Direktur Utama Garuda Indonesia itu menduga perusahaan lain ikut menaikkan tarif penerbangan setelah perusahaannya mulai mengerek harga tiket.

 

CAESAR AKBAR | FRANCISCA CHRISTY






Cara Cek Harga Tiket Pesawat Perjalanan Via Online dan Offline

5 hari lalu

Cara Cek Harga Tiket Pesawat Perjalanan Via Online dan Offline

Berikut cara cek harga tiket pesawat lewat online dan offline, bisa lihat langsung website maskapai atau travel agent.


10 Situs dan Aplikasi Beli Tiket Pesawat Terbaik, Banyak Promo Menarik

6 hari lalu

10 Situs dan Aplikasi Beli Tiket Pesawat Terbaik, Banyak Promo Menarik

Berikut situs atau aplikasi pesan tiket pesawat terbaik dan banyak promo harga.


Bulog Akui Impor Kedelai Lewat 3 Perusahaan Raksasa, Komisi IV DPR Endus Dugaan Kartel

10 hari lalu

Bulog Akui Impor Kedelai Lewat 3 Perusahaan Raksasa, Komisi IV DPR Endus Dugaan Kartel

Komisi IV DPR mempertanyakan apakah betul Bulog tidak membeli langsung kedelai melainkan melalui perusahaan importir raksasa.


Penembakan Geng Narkoba di Meksiko Menewaskan 9 Orang

16 hari lalu

Penembakan Geng Narkoba di Meksiko Menewaskan 9 Orang

Penembakan oleh geng kriminal narkoba di Meksiko menewaskan sembilan orang dan dua orang lainnya luka-luka.


KPPU Gandeng Kejaksaan Agung Tagih Denda Pelanggar Persaingan Usaha

19 hari lalu

KPPU Gandeng Kejaksaan Agung Tagih Denda Pelanggar Persaingan Usaha

KPPU menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menyelesaikan pembayaran denda kasus persaingan usaha yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.


Ketahui 3 Kategori Tiket Pesawat dan Apa itu Tiket Pesawat Flexible?

22 hari lalu

Ketahui 3 Kategori Tiket Pesawat dan Apa itu Tiket Pesawat Flexible?

jika Anda yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, dan masih bingung bagaimana kamu dapat menikmati tiket flexible. Apa itu tiket pesawat flexible dan masuk dalam kategori mana?


Garuda Travel Fair Hadir di 3 Kota, Saatnya Berburu Promo Tiket Pesawat untuk Liburan 2023

23 hari lalu

Garuda Travel Fair Hadir di 3 Kota, Saatnya Berburu Promo Tiket Pesawat untuk Liburan 2023

Garuda Travel Fair 2022 digelar juga untuk menjawab tingginya antusiasme masyarakat dalam melaksanakan perjalanan udara kembali.


Menjelang Libur Akhir Tahun, Garuda Travel Fair Hadir juga di Makassar

24 hari lalu

Menjelang Libur Akhir Tahun, Garuda Travel Fair Hadir juga di Makassar

Dalam Garuda Travel Fair di Makassar, Garuda Indonesia menawarkan beragam promo untuk rute wisata domestik dan internasional.


Garuda Travel Fair Akan Digelar di Medan hingga Makassar, Ada Diskon Tiket Pesawat 60 Persen

24 hari lalu

Garuda Travel Fair Akan Digelar di Medan hingga Makassar, Ada Diskon Tiket Pesawat 60 Persen

Garuda, kata Irfan, menawarkan harga tiket pesawat yang kompetitif.


Terkini: Promo Tiket Pesawat Garuda, Daftar Obat Sirup Aman Dikonsumsi

30 hari lalu

Terkini: Promo Tiket Pesawat Garuda, Daftar Obat Sirup Aman Dikonsumsi

Garuda menawarkan promo cashback hingga Rp 2 juta untuk penerbangan rute domestik maupun internasional.