Semester I 2019, Produksi Kendaraan Roda 4 Capai 600 Ribu Unit

Reporter

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto saat memberikan keterangan ihwal defisit neraca perdagangan elektronik di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Agustus 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto mengatakan produksi kendaraan bermotor roda empat Tanah Air pada periode Januari hingga Juni 2019 sudah mencapai sekitar 600 ribu unit. Adapun penjualan domestik bisa mencapai 500 ribu unit.

"Di GIIAS kemarin misalnya banyak model baru yang dipamerkan dan mempunyai emisi yang rendah," ujar Harjanto dalam seminar di Kementerian Perindustrian, Selasa, 13 Agustus 2019.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, Harjanto mengatakan produksi otomotif nasional pada 2018 mencapai angka 1,2 juta unit per tahun. Adapun pemerintah menargetkan produksi dalam negeri terus meningkat hingga mencapai 2 juta unit per tahun pada 2030.

"Dibandingkan negara ASEAN lain, dibandingkan Thailand memang kita masih di bawah mereka, tapi kita target 2 juta di 2030."

Adapun pada lini ekspor, Kemenperin mencatat ekspor CBU alias Completely Built Unit tercatat sebanyak 136 ribu unit. Di samping itu, ekspor CKD atau completely knock down, tercatat 412 ribu, dan ekspor komponen 43,6 juta pieces.

Harjanto mengatakan pemerintah akan terus memanfaatkan industri dalam negeri untuk menggenjot produksi komponen untuk meningkatkan ekspor.

Saat ini, pangsa pasar ekspor otomotif Indonesia ke lebih dari 80 negara di dunia, termasuk lima negara tujuan utama ekspor yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko dan Vietnam. Pada tahun 2019, ekspor kendaraan CBU ditargetkan mencapai 400 ribu unit dan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya sehingga pada tahun 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor kendaraan CBU sebesar 1 juta unit.

Saat ini, pemerintah menetapkan industri otomotif nasional sebagai salah satu sektor andalan dalam roadmap Making Indonesia 4.0. Sektor ini ditargetkan pada 2030 dapat menjadi basis produksi kendaraan bermotor Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle untuk pasar domestik maupun ekspor yang didukung oleh kemampuan industri dalam negeri dalam memproduksi bahan baku dan komponen utama serta optimalisasi produktivitas sepanjang rantai nilai industri tersebut.

Ke depannya, Harjanto berujar pengembangan produktivitas dan daya saing industri otomotif harus sejalan dengan pengembangan industri komponen. Mengingat, produk industri alat-alat kendaraan bermotor merupakan bagian dari rantai pasok bagi original equipment manufacturer (OEM) maupun layanan purna jual industri kendaraan bermotor, yang memiliki pangsa pasar sangat luas baik domestik maupun ekspor.

Sektor tersebut juga berpeluang untuk terus dikembangkan teknologinya sehingga mampu bersaing di pasar global. Secara nasional saat ini terdapat sekitar 1.500 perusahaan komponen otomotif di Indonesia yang terbagi dalam Tier 1, Tier 2 dan Tier 3 yang tersebar di seluruh Indonesia terutama di provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

CAESAR AKBAR






Menko Airlangga Resmi Membuka Pameran GIIAS 2022

4 hari lalu

Menko Airlangga Resmi Membuka Pameran GIIAS 2022

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto keliling booth di pameran GIIAS 2022 dan sempat menjajal mobil listrik Kia EV6.


Lada Siap Hadirkan Mobil Listrik Pertamanya, Pakai Basis Dacia Logan

6 hari lalu

Lada Siap Hadirkan Mobil Listrik Pertamanya, Pakai Basis Dacia Logan

Pabrikan mobil milik negara Rusia, Lada telah mengumumkan pengembangan dan produksi mobil listrik pertamanya sejak Juni lalu.


Jangan Pernah Lakukan 5 Hal Ini Saat Isi BBM di SPBU, Begini Alasannya

9 hari lalu

Jangan Pernah Lakukan 5 Hal Ini Saat Isi BBM di SPBU, Begini Alasannya

5 hal ini haram dilakukan ketika mengisi BBM di SPBU sebab berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang di sekitar. Berikut penjelasannya.


Uji Emisi Akan Jadi Dasar Penentuan Besaran Pajak Kendaraan di Jakarta

11 hari lalu

Uji Emisi Akan Jadi Dasar Penentuan Besaran Pajak Kendaraan di Jakarta

Dinas Lingkungan Hidup DKI menyatakan uji emisi akan menjadi dasar penentuan besaran pajak kendaraan di Jakarta.


Ridwan Kamil: Tak Sampai 50 Persen Kendaraan di Jabar yang Bayar Pajak

12 hari lalu

Ridwan Kamil: Tak Sampai 50 Persen Kendaraan di Jabar yang Bayar Pajak

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjelaskan tentang jumlah kendaraan bermotor di wilayahnya yang sudah bayar pajak.


Penjualan Mobil Hyundai Meningkat 4 Persen pada Juli 2022

13 hari lalu

Penjualan Mobil Hyundai Meningkat 4 Persen pada Juli 2022

Hyundai Motor Co. dikabarkan menorehkan catatan bagus dalam hal penjualan mobil secara global. Simak informasi lengkapnya di sini!


Penghapusan Data STNK Usai Pajak Mati 2 Tahun Segera Diterapkan

14 hari lalu

Penghapusan Data STNK Usai Pajak Mati 2 Tahun Segera Diterapkan

Aturan soal penghapusan data STNK yang pajaknya mati 2 tahun ini termaktub dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 74.


Jeep Hengkang dari Cina, Ini Penyebabnya

15 hari lalu

Jeep Hengkang dari Cina, Ini Penyebabnya

Bisnis mobil Jeep milik Stellantis, Volkswagen AG, dan General Motors di Cina memang menantang karena produsen mobil lokal menyaingi dengan ketat.


Tumbuh 58,65 Persen, Laba Bersih PT FIF Semester I 2022 Rp 1,51 T

15 hari lalu

Tumbuh 58,65 Persen, Laba Bersih PT FIF Semester I 2022 Rp 1,51 T

PT FIF membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 58,65 persen pada semester I 2022 menjadi Rp1,51 triliun.


Hyundai dan Kia Kerja Sama Bikin Kendaraan untuk Menjelajah Bulan

18 hari lalu

Hyundai dan Kia Kerja Sama Bikin Kendaraan untuk Menjelajah Bulan

Kedua perusahaan di bawah Hyundai Group ini telah menandatangani perjanjian penelitian bersama enam lembaga penelitian berbeda di Korea Selatan.