Agustus 2019, PUPR Lelang Ruas Jalan Tol Solo - NYIA

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa Semarang-Solo km 437, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 8 Juni 2019. ANTARA

    Kendaraan yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa Semarang-Solo km 437, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 8 Juni 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR akan melelang ruas Jalan Tol Solo-Yogyakarta-New Yogyakarta International Airport atau NYIA Kulon Progo, DIY, pada Agustus 2019.

    "Kalau yang ruas Jalan Tol Solo-Yogyakarta - New Yogyakarta International Airport Kulonprogo mungkin akhir Juli atau Agustus ini, itu yang paling siap," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019.

    Tol Solo-Yogyakarta - New Yogyakarta International Airport Kulonprogo sepanjang 91,93 km merupakan salah satu dari tujuh proyek jalan tol yang akan dilelang pemerintah pada tahun ini.

    Enam ruas jalan tol lainnya yakni Semanan-Balaraja sepanjang 31,9 km, Kamal-Teluknaga-Rajeg sepanjang 38,6 km, Akses  Pelabuhan Patimban 37,7 km, Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 184 Km, Yogyakarta-Bawen sepanjang 77 km, dan Balikpapan-Penajam Paser Utara sepanjang 7,35 km.
      
    Tujuh ruas jalan tol tersebut merupakan usulan dari badan usaha kepada Kementerian PUPR. "Ini yang baru mau ditender, tujuh proyek ruas jalan tersebut," kata Menteri PUPR. Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan tender untuk tujuh jalan tol tersebut.

    Sebelumnya, Kementerian PUPR menyatakan bakal melanjutkan pembangunan jalan tol dengan mendorong pendanaan investasi sektor swasta, antara lain dengan melelang tujuh ruas tol pada 2019.

    Melalui skema KPBU (kerja sama pemerintah dan badan usaha), pemerintah bertujuan mengatasi ketimpangan pendanaan infrastruktur, terutama jalan tol demi ketepatan waktu penyelesaiannya, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat.

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengingatkan bahwa pembangunan jalan tol diperlukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan efisiensi biaya logistik yang masih menjadi permasalahan dunia usaha.

    Pada 2019 ini, Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan melelang tujuh ruas jalan tol dengan nilai investasi sebesar Rp151,13 triliun.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.