Harga Ayam di Jawa Barat Relatif Tinggi, Rp 30 Ribu per Kg

Warga membei ayam petelur afkiran yang harganya melonjak sampai Rp 40.000 per kg di Pasar Cicadas, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 24 Juni 2017. Ayam, itik, dan kulit ketupat, menjadi komoditi yang harus dibeli jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat Koesmayadi Tatang Padmadinata tengah mendalami perkembangan harga ayam yang relatif masih tinggi di pasaran kendati harga di kandang turun.

Baca juga: Protes Harga Anjlok, Peternak DIY Bagikan 5.800 Ekor Ayam Gratis

“Ini sedang didalami dengan kawan-kawan, dengan Satgas Pangan juga, supaya ini diketahui penyebabnya,” kata dia saat dihubungi Tempo, Rabu, 26 Juni 2019.

Harga ayam yang anjlok di level peternak dilaporkan terjadi di daerah Solo, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Akibat harga ayam yang anjlok, para peternak di Solo pun mengobral ayamnya di pinggir jalan. Dengan menjual ayam langsung ke konsumen diharapkan peternak bisa mendapatkan harga yang lebih tinggi.

Koesmayadi mengatakan, pantauan harga daging ayam di pasaran di Kota Bandung misalnya relatif masih tinggi dengan harga berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Sementara harga penjualan ayam di kandang, langsung dari peternak, relatif rendah berkisar Rp 11-13 ribu per kilogram.  

Sementara daya serap pasar saat ini juga relatif turun. “Daya serap juga turun karena masa penerimaan anak sekolah. Yang biasa beli 1-2 kilogram, diturunin. Dari segi demand pasti turun, itu sudah biasa. Yang jadi persoalan disparitas harga ayam hidup di kadang dengan ayam yang sudah dipotong di pasaran,” kata Koesmayadi.

Koesmayadi mengatakan, dengan harga di kandang tersebut, harga di pasar idealnya berada di kisaran Rp 20 ribuan per kilogram. Di atas kertas, harga ayam di pasaran 1,59 persen dari harga ayam hidup di kandang. “Ini sedang di urut rantainya,” kata dia.

Koesmayadi mengatakan, sejumlah peternak di Jawa Barat juga meminta ada pembatasan pasokan ayam kiriman dari luar daerah. Dengan alasan, khawatir harga ayam hidup anjlok karena suplai berlimpah. “Jawa Barat itu surplus ayam,” kata dia.

Menurut Koesmayadi, situasi perdagangan ayam di Jawa Barat masih relatif lebih baik dibanding daerah lain karena daya serap pasarnya relatif besar. Di Kota Bandung misalnya, sehari sedikitnya dibutuhkan pasokan ayam hidup 200 ribu ekor hingga maksimal 800 ribu ekor sehari.

Biaya produksi ayam di Jawa Barat juga relatif lebih rendah dibandingkan daerah lain karena produsen DOC atau bibit ayam berada di wilayahnya. “Pakan juga banyak. Otomatis biaya produksi lebih murah. Dan juga peminat ayam, konsumennya jauh lebih tinggi,” kata Koesmayadi.

Koesmayadi mengatakan, harga daging ayam di Jawa Barat cenderung terus menurun selepas Lebaran. “Harga daging ayam pas mau Lebaran H-2 sampai Rp 38 ribu per kilogram, sekarang antara Rp 28 ribu sampai Rp 31 ribu per kilogram,” kata dia.

Koesmayadi mengatakan, masih memantau perkembangan harga ayam. “Kita masih pantau terus supaya tidak naik lagi,” kata dia.

Pantauan harga daging ayam yang dipantau Dinas Perdagangan Jawa Barat di pasar tradisional di Kota Bandung mendapati harga daging ayam berkisar Rp 28-30 ribu per kilogram. Harga ayam hari ini, Rabu, 26 Juni 2019 di Pasar Kiaracondong Rp 30 ribu, Pasar Sederhana Rp 30 Ribu, Pasar Andir Rp 29 ribu, sementara di Pasar Kosambi Rp 28 ribu.






DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

41 menit lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Ekonom Sebut Ada Masalah Tata Niaga di Industri Ayam karena Struktur Pasar yang Oligopoli

4 jam lalu

Ekonom Sebut Ada Masalah Tata Niaga di Industri Ayam karena Struktur Pasar yang Oligopoli

KPPU mengungkapkan industri ayam dalam negeri hanya terkonsentrasi di empat kelompok perusahaan besar.


Cuaca Berpotensi Ekstrem, BMKG Minta Jawa Barat Waspada

13 jam lalu

Cuaca Berpotensi Ekstrem, BMKG Minta Jawa Barat Waspada

BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada periode 2-8 Oktober.


Jawa Barat Sediakan 55 Ribu Vaksin Rabies Gratis

3 hari lalu

Jawa Barat Sediakan 55 Ribu Vaksin Rabies Gratis

DKPP Jabar mengalokasikan vaksin rabies sebanyak 55.000 dosis, yang bersumber dari APBD dan APBN yang kita distribusikan ke 27 kabupaten/kota.


Destinasi Wisata Jarang Dikenal di Indramayu: Hutan Mangrove sampai Pulau Biawak

5 hari lalu

Destinasi Wisata Jarang Dikenal di Indramayu: Hutan Mangrove sampai Pulau Biawak

Tak usah jauh-jauh dari Jabotabek, salah satu kota dengan destinasi wisata indah berada di Indramayu, Jawa Barat, ini beberapa tempat wajib dijelajahi


Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

6 hari lalu

Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

Julukan Paris van Java untuk Kota Bandung mulai mencuat ketika acara Kongres Internasional Arsitektur Modern di Swiss pada Juni 1928.


Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

8 hari lalu

Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

Pemprov Jawa Barat menurunkan dua alat berat untuk mempercepat proses membersihkan material sisa banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut


Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

10 hari lalu

Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

Laporan tren pasar properti sejalan dengan angka pertumbuhan positif ketiga provinsi dalam periode Januari-Mei 2022.


15 Ribu Koperasi di Jawa Barat Akan Adopsi Teknologi Digital dari GudangAda

10 hari lalu

15 Ribu Koperasi di Jawa Barat Akan Adopsi Teknologi Digital dari GudangAda

GudangAda dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu 15 ribu koperasi untuk memanfaatkan teknologi digital guna mengembangkan bisnis.


Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Jawa Barat Petakan Kebutuhan SPKLU

12 hari lalu

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Jawa Barat Petakan Kebutuhan SPKLU

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Barat tengah memetakan kebutuhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU.