Besi Proyek Tol Cimanggis - Cibitung Jatuh, Ini Respons Waskita

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peninjauan tol cimanggis-cibitung oleh Menteri PUPR. TEMPO/Arief

    Peninjauan tol cimanggis-cibitung oleh Menteri PUPR. TEMPO/Arief

    TEMPO.CO, Jakarta - Proyek garapan BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali menuai insiden. Kali ini, besi hollow pada proyek Tol Cimanggis-Cibitung, di depan Mall Ciputra, Cibubur, jatuh dari ketinggian lebih kurang 9 sampai 10 meter dan menancap tepat di kaca pengemudi mobil Toyota Sienta berwarna merah.

    Baca: Viral, Besi Hollow Tol Cimanggis - Cibitung Jatuh Timpa Kendaraan

    Sekretaris Perusahaan PT Waskita Karya Tbk. Shastia Hadiarti mengatakan penyebab kejadian tersebut karena faktor alam. "Seperti getaran dan angin, pada saat itu sedang dilaksanakan pemasangan bracing bekisting yang mengakibatkan jatuhnya besi siku," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019.

    Shastia mengklaim, kontraktor telah memasang semua jaring pengaman sesuai dengan ketentuan dan prosedur perusahaan. "Termasuk pengawasan rutin oleh petugas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) proyek," kata dia.

    Kejadian ini sebelumnya mencuat setelah terekam dalam sebuah video amatir, dan tersebar luas sejak akhir pekan lalu. 
    Direktur Utama PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), Thorry Hendrarto menyebut kejadian yang terjadi pada Sabtu pekan lalu, 15 Juni 2019.

    Thorry menjelaskan, kejadian itu membuat kaca kendaraan terkena besi dan mengalami kerusakan sedang dan tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka. "Kejadian tersebut saat ini sudah ditangani oleh pihak Waskita Karya selaku kontraktor dan diawasi oleh PT CCT selaku BUJT, termasuk pemberian bantuan kepada pemilik kendaraan yg terkena musibah," katanya pada hari yang sama.

    Atas kejadian ini, pihak Waskita Karya pun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Waskita juga akan melakukan evaluasi, perbaikan dan peningkatan berkelanjutan di proyek tersebut. "Agar tidak terjadi lagi kecelakaan serupa maupun kejadian lainnya yang dapat menyebabkan fatality," ujar Shastia.

    Kendari demikian, kejadian ini menambah daftar panjang insiden kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek garapan Waskita Karya. Sebelumnya, insiden terjadi berupa ambruknya konstruksi jembatan di proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada September 2017.

    Baca: Enam Jalan Tol Waskita Karya Akan Dijual Usai Pilpres 2019

    Selain itu, konstruksi bangunan Tol Pasuruan-Probolinggo, di Jawa Timur, ambruk pada Oktober 2017. Dan pada Maret tahun 2018, besi hollow jatuh pada proyek Rumah Susun Pasar Rumput di Jakarta Selatan.

    Simak berita lainnya terkait Waskita di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.