Lembaga Riset AMRO: Indonesia Tak Terimbas Perang Dagang

Reporter

Editor

Rahma Tri

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan antisipasi pemerintah menghadapi ancaman perang dagang AS, seusai rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 9 Juli 2018. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga riset regional, Asean +3 Macroeconomic Research Office (AMRO), memprediksi bahwa Indonesia tidak akan terlalu terdampak perang dagang AS-Cina. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi domestik masih bisa mencapai 5,1 persen pada tahun ini. 

Baca: G20 Ingatkan Risiko Perang Dagang AS-Cina terhadap Pertumbuhan

“Karena Indonesia tidak termasuk dalam rantai pasok global industri manufaktur, khususnya elektronik,” kata Kepala Ekonom AMRO Hoe Ee Khor, Selasa 18 Juni 2019.

Kendati demikian, AMRO menilai Indonesia bisa memanfaatkan kondisi perang dagang ini dengan mengundang industri manufaktur dari Cina. Mereka kini justru tengah menyasar Vietnam, Thailand, Malaysia dan Kamboja sebagai tujuan relokasinya.

Menurut Khor, dampak perang dagang akan dirasakan oleh negara-negara yang memiliki kerja sama ekspor langsung dengan Cina dalam nilai yang besar. Negara-negara ini juga dapat terkena dampak tidak langsung melalui jalur rantai nilai global ke luar kawasan. Khor memperkirakan dampaknya akan cukup signifikan dalam jangka pendek

Dampak dari perang dagang, kata Khor,  lebih terasa bagi negara-negara dengan perekonomian yang lebih terbuka dan bergantung pada perdagangan global seperti Hong Kong, Korea, Malaysia, dan Singapura, serta Vietnam.Jika dampak perang dagang ini cukup signifikan, AMRO memperkirakan pertumbuhan ekonomi kawasan Asean +3 sebanyak 40 basis poin (bps) dari 5,3 persen pada 2018 menjadi 4,9 persen pada 2019 dan 2020.

Baca juga: Gerindra Tuding Pernyataan Sri Mulyani dan Darmin Nasution Hoaks

Dampak proteksionisme perdagangan ke kawasan akan ditransmisikan melalui jalur ekspor dan rantai pasok global serta diperkuat oleh efek rambatan ke pelemahan ekonomi global. “AS dan Cina akan sama-sama dirugikan, terlebih jika tambahan kebijakan non-tarif juga diterapkan,” kata Khor.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam pemaparannya di sidang paripurna DPR mengatakan,  sentimen dagang yang berimbas pada perlambatan pertumbuhan ekonomi global telah dibahas oleh negara-negara anggota G20. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Jepang baru-baru ini, Sri Mulyani menyebut anggota G20 sudah  mewaspadai adanya risiko perdagangan yang makin besar hingga akhir tahun ini sebagai akibat dari perang dagang AS-Cina.

BISNIS | FRANCISCA CHRISTY ROSANA 






Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

5 jam lalu

Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

Luhut menyatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah memerintahkan para menteri menganggarkan pengadaan mobil listrik dalam APBN.


Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

15 jam lalu

Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

Proyeksi defisit APBN ini lebih rendah dari rancangannya yang sebesar 2,85 persen.


Banggar DPR Sepakat Anggaran Subsidi Energi Rp 211,9 Triliun, Ini Rinciannya

16 jam lalu

Banggar DPR Sepakat Anggaran Subsidi Energi Rp 211,9 Triliun, Ini Rinciannya

Alokasi subsidi energi tersebut terdiri atas subsidi bahan bakar minyak (BBM) tertentu dan LPG tabung 3 kilogram sebesar Rp 139,4 triliun.


Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

17 jam lalu

Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

Sri Mulyani mengatakan Rancangan APBN 2023 akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disetujui dalam sidang paripurna.


Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

19 jam lalu

Apindo Khawatir Laju Investasi hingga Perdagangan RI Terhambat karena Resesi Global 2023

Tekanan resesi diprediksi tak hanya berimbas terhadap lalu-lintas impor, tapi juga produktivitas perekonomian.


Terpopuler: Syarat Pengemudi Ojol Terima BLT, Ancaman Resesi di Depan Mata

1 hari lalu

Terpopuler: Syarat Pengemudi Ojol Terima BLT, Ancaman Resesi di Depan Mata

Bantuan UMKM, termasuk untuk para pengemudi ojek online atau ojol, akan diberikan mulai Oktober mendatang.


Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

1 hari lalu

Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia secara bersamaan berpotensi menimbulkan resesi.


Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

1 hari lalu

Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

Sri Mulyani mengatakan ada juga 15 kota yang mendapat DID atas kerja keras melawan inflasi.


Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

1 hari lalu

Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

Sri Mulyani juga terhitung telah mengumpulkan pajak pinjol Rp 107,25 miliar hingga Agustus--terhitung sejak Mei.


Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

1 hari lalu

Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

Sri Mulyani mengatakan capain penerimaan pajak dipengaruhi harga komoditas yang tinggi hingga pulihnya ekonomi.