Pesan Luhut Pandjaitan Soal Persatuan Saat Halal Bihalal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tiba di TPS 005, Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019. Luhut datang bersama istrinya, Devi Pandjaitan, dan kedua anaknya, yakni Kerri Nabasaria Panjaitan dan Paulina Maria Dame Uli Pandjaitan. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tiba di TPS 005, Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 17 April 2019. Luhut datang bersama istrinya, Devi Pandjaitan, dan kedua anaknya, yakni Kerri Nabasaria Panjaitan dan Paulina Maria Dame Uli Pandjaitan. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengaku turun berat badan hingga 3,5 kilogram seusai Ramadan 1440 H.

    Baca juga: Melayat Ani Yudhoyono, Luhut: Pak SBY Mudah - mudahan Kuat

    "Memang bulan puasa itu kesempatan untuk menguruskan tubuh. Saya juga ikut turun 3,5 kg selama puasa," ujar Luhut saat memberikan sambutan dalam acara halalbihalal di Gedung BPPT Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019.

    Luhut mengingatkan jajarannya untuk senantiasa menjaga dan merawat kesehatan tubuh, terutama kepada mereka yang telah memasuki usia kepala empat.

    Menurut dia, merawat kesehatan sama halnya dengan merawat persatuan dan kesatuan Indonesia yang belakangan semakin rapuh karena isu perbedaan.

    Sebagai negara kepulauan terbesar dengan 17 ribu pulau dan beragam suku, budaya serta agama, mantan Menko Polhukam itu mengingatkan agar semua pihak bisa hidup berdampingan.

    "Kita harus bisa menjalin toleransi kita dengan baik tanpa mengorbankan akidah masing-masing. Di situlah 'founding father' kita melahirkan Pancasila. Itu yang membuat Indonesia menjadi satu," ujarnya.

    Luhut menambahkan, Indonesia bisa melihat Suriah, Afganistan atau Irak yang hingga saat ini masih terus berjuang mencari perdamaian karena tidak bisa merawat persatuan negaranya.

    "Banyak modelnya, kita harus hati-hati merawat itu. Yang muda, perhatikan pesan saya ini, persatuan dan kesatuan Indonesia betul-betul harus kita rawat," ujar Luhut Pandjaitan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.