Lebaran 2019, Penumpang Pesawat di Bandara AP I Turun 18 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) dan Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura, berfoto di depan foto mereka dalam pameran foto

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) dan Faik Fahmi, Direktur Utama PT Angkasa Pura, berfoto di depan foto mereka dalam pameran foto "Cerita Perjalanan Kopi" di bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Kamis, 27 Desember 2018. TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat bahwa selama musim mudik Lebaran 2019 telah terjadi penurunan penumpang pesawat di sejumlah bandara wilayahnya. Direktur Utama AP I mengatakan, penurunan penumpang pesawat tahun ini sudah mencapai 18 persen jika dibandingkan tahun lalu.

    BACA: Puncak Arus Balik Lebaran, Ini Penyebab Kemacetan Berjam-jam di Tol Cikampek

    "Dulu 3,1 juta penumpang sekarang hanya 2,5 juta penumpang," kata Faik saat ditemui seusai Halal Bihalal bersama jajaran BUMN di Gedung Sinergi 8, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2019.

    Namun, Faik menjelaskan bahwa penghitungan penumpang tahun ini masih belum selesai dan persentasenya akan terus berubah. "Akan terus dihitung sampai tanggal 12 Juni nanti," katanya.

    Faik juga menambahkan, akan bersiap-siap untuk menambah kapasitas bandara yang dikelolanya. Dia juga merasa tidak masalah apabila maskapai asing benar-benar masuk ke Indonesia.

    Secara terpisah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan ada sejumlah faktor yang memicu penurunan jumlah penumpang pesawat selama masa mudik Lebaran 2019. "Salah satunya adalah adanya pengurangan jumlah pesawat, itu kan banyak sekali," ujar Budi Karya.

    Selain soal jumlah pesawat, Budi mengatakan persoalan tarif pesawat juga membuat masyarakat enggan menggunakan angkutan udara untuk pulang kampung. Kendati, di saat yang sama ia melihat permintaan untuk angkutan udara sebenarnya relatif baik.

    Baca juga: Tarif Tol Trans Jawa, Dari Merak dan Jakarta Hingga Surabaya dan Probolinggo

    Berdasarkan data Kementerian Perhubungan dari H-7 hingga H+4 Lebaran 2019, jumlah keberangkatan penumpang moda angkutan udara turun 30,73 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Pada tahun ini, jumlah kumulatif keberangkatan penumpang tercatat 2.700.995 keberangkatan, sementara pada tahun lalu mencapai 3.899.278 keberangkatan.

    EKO WAHYUDI 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.