Puncak Mudik H-4, 87 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu 1 Juni 2019. Pada puncak arus mudik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H-4 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu 1 Juni 2019. Pada puncak arus mudik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H-4 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pada H-4 Lebaran atau 1 Juni 2019, lalu lintas pemudik yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat 87.758 kendaraan. Angka kendaraan yang meninggalkan Jakarta tersebut naik sekitar 278 persen dari Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) normal yang biasnya sebesar 23.197 kendaraan.

    Baca: Tol Trans Jawa Padat Lagi, One Way Bakal Diperpanjang 400 Km

    "Ini merupakan lalulintas tertinggi yang menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama. Sebelumnya masih tercatat tertinggi pada Kamis lalu 30 Mei yaitu sebanyak 71.901 kendaraan meninggalkan Jakarta, yang naik 210 persen dari LHR normal," kata Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti, dalam keterangan tertulis, Ahad, 2 Juni 2019.

    Dengan menyimak catatan jumlah tertinggi kendaraan yang meninggalkan Jakarta itu, kata Irra, Jasa Marga memperkirakan bahwa H-4 adalah puncak arus mudik. Dia mengatakan antisipasi arus puncak ini dengan adanya pemberlakuan sistem satu arah dari Km 70 Cikampek sampai dengan Km 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung. Juga pemberlakuan contraflow dari Km 29 hingga Km 70 pada H-4.

    Sementara ini, kata Irra, volume lalu lintas Ahad pagi ini terlihat ramai lancar dengan dimulainya kombinasi rekayasa lalu lintas one way dan contraflow pada KM 61 sampai Km 70 dimulai pada pukul 06.55 WIB dan diperpanjang secara bertahap. Hal itu, menurut dia, berhasil mencairkan kepadatan, terutama dengan mengoperasikan jumlah maksimal gardu operasi di GT Cikampek Utama Sebanyak 29 gardu.

    "Jasa Marga mengimbau pengguna jalan yang belum melakukan perjalanan mudik agar dapat mengantisipasi waktu keberangkatan, kondisi lalu lintas serta rute perjalanan alternatif lainnya," ujarnya.

    Jasa Marga juga mengimpau pengguna jalan yang menggunakan jalur satu arah agar terus memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.

    Baca: Viral Tiket Pesawat Rp 21 Juta, Lion Air: Harga Kami di Bawah TBA

    "Pastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima, jaga jarak aman kendaraan serta pastikan kecukupan saldo uang elektronik dan isi bahan bakar kendaraan sampai penuh sebelum memulai perjalanan," kata dia.

    Simak berita lengkap seputar arus mudik Lebaran 2019 di Tempo.co

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.