H-3 Lebaran 2019, Travel Ilegal Marak di Pelabuhan Bakauheni

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik memadati ruang tunggu untuk memasuki kapal ro-ro di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Rabu, 20 Juni 2018. ANTARA/Ardiansyah

    Pemudik memadati ruang tunggu untuk memasuki kapal ro-ro di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Rabu, 20 Juni 2018. ANTARA/Ardiansyah

    TEMPO.CO, Bandarlampung -  Pada H-3 menjelang Lebaran 2019 atau tiga hari sebelum hari raya Idul Fitri, travel-travel "gelap" atau ilegal  semakin marak menawarkan jasa di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung.

    BACA: H-4 Lebaran 2019, Pemudik Menyeberang ke Bakauheni Meningkat

    Berdasarkan pantauan Antara, Minggu dini hari travel gelap dengan semua tujuan memarkir kendaraan mereka di dekat Terminal Terusan Bakauheni hingga menuju jalan keluar pelabuhan.

    Menanggapi permasalahan tersebut pihak Dinas Provinsi Lampung akan berkoordinasi dengan pihak PT ASDP dan Kepolisian untuk memberikan pengawasan yang lebih intens kepada travel-travel ilegal ini.

    "Ini kan pekerjaan yang tidak mudah sebab mereka (travel) ini memakai plat hitam dan mereka beralasan ingin menjemput keluarganya," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sembodo, di Lampung Selatan.

    BACA: Pertamina Jamin Pasokan BBM di Tol Bakauheni - Terbanggi Besar

    Ia juga meminta kepada pemudik untuk tidak menggunakan travel-travel ilegal tersebut untuk menghindarkan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di perjalanannya. "Masyarakat juga jangan mau dikecoh dengan tarif rendah yang ditawarkan oleh travel gelap yang kemudian setelah sampai dimintai tarif lebih tinggi dari yang ditawarkan," kata dia.

    Menurut dia PT ASDP telah menyediakan bus-bus yang cukup banyak di Terminal Terusan Bakauheni untuk mengangkut para pemudik baik itu yang berpendingin ataupun tidak.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.