Sandiaga Kalah dalam Pilpres, Saham Saratoga Stabil

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berdialog dengan peserta bedah buku 'Hikayat Suara-Suara' di Bandar Serai Raja Ali Haji, Pekanbaru, Riau, Sabtu 18 Mei 2019. Bedah buku Hikayat Suara-Suara karya Datuk Taufik Ikram Jalil ini juga sekaligus memperingati Hari Buku Nasional 2019. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    Calon Wakil Presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berdialog dengan peserta bedah buku 'Hikayat Suara-Suara' di Bandar Serai Raja Ali Haji, Pekanbaru, Riau, Sabtu 18 Mei 2019. Bedah buku Hikayat Suara-Suara karya Datuk Taufik Ikram Jalil ini juga sekaligus memperingati Hari Buku Nasional 2019. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. dengan kode emiten SRTG milik calon wakil presiden Sandiaga Uno, bergerak datar alias stabil. Pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil Pilpres pada 21 Mei dini hari tak berdampak signifikan pada perdagangan sahan Saratoga.

    Baca: Menilik Investasi Saratoga, Perusahaan Sandiaga yang Rugi di 2018

    Saham SRTG pada sore hari ini, Rabu 22 Mei 2019 pukul 13.10, berada di level 3.780 atau stabil dari saat pembukaan perdagangan tadi pagi. Saham SRTG sepanjang perdagangan hari ini tidak bergerak naik, maupun turun.

    Direktur Investasi Saratoga, Devin Wirawan mengatakan selama proses pemilu, investor wait and see. Dia berharap, sesudah Pemilu, investor tidak lagi wait and see.

    "Semua orang termasuk kami mengharapkan stabilitas keamanan. Karena tanpa stabilitas itu, investor dan pemain bisnis tidak ada yang mau menginvestasikan dana yang besar untuk membangun negeri ini," ujar Davin di Gedung Cyber II, Rabu, 22 Mei 2019.

    Dia mengatakan proses Pemilu tidak mempengaruhi investasi perusahaan itu. Sandiaga pun hanya salah satu dari sekian banyak pemilik saham Saratoga Tbk. "Dan pemegang saham yang dimaksud itu, sejak dia aktif di bidang politik itu sudah tidak ikut, serta dalam manajemen perusahaan Saratoga," ujar Davin. Menurut dia,  manajemen Saratoga sudah dimanage secara profesional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.