Jokowi Resmikan Bendungan di NTT, Sebut Air Kunci Sejahtera

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menuruni tangga saat mengunjungi Taman Kumbasari di tepi sungai Tukad Badung di Denpasar, Bali, 18 Mei 2019. Dalam kunjungannya presiden mengapresiasi pelarangan penggunaan kantong plastik bagi para pengunjung pasar dan penataan sempadan sungai Tukad Badung yang dijadikan Taman Kumbasari. TEMPO/Johannes P. Christo

    Presiden Joko Widodo menuruni tangga saat mengunjungi Taman Kumbasari di tepi sungai Tukad Badung di Denpasar, Bali, 18 Mei 2019. Dalam kunjungannya presiden mengapresiasi pelarangan penggunaan kantong plastik bagi para pengunjung pasar dan penataan sempadan sungai Tukad Badung yang dijadikan Taman Kumbasari. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi mengatakan untuk meraih kesejahteraan di Nusa Tenggara Timur (NTT) rumusnya cuma satu yakni air. "Jika ada air, maka setahun petani bisa panen dua kali," kata Presiden Jokowi saat meresmikan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Senin, 20 Mei 2019.

    Baca: Jokowi Akan Buka Bendungan Rotiklot, Diharapkan Atasi Krisis Air

    Bendungan Rotiklot, menurut dia, bisa mengairi 139 hektare (ha) lahan pertanian warga di Belu. Bendungan ini juga bisa untuk pembangkit listrik dan kebutuhan air baku masyarakat Belu.

    Bendungan ini sangat diperlukan di NTT dengan jangka waktu yang sangat panjang. "Saya berharap bendungan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dalam jangka waktu yang panjang 50-100 tahun," katanya.

    Selain Rotiklot dan Raknamo yang telah diresmikan, masih terdapat lima Bendungan yang masih dalam proses pembangunan, diantaranya Bendungan Temef, Napung Gete, Manikin, Lambo, Kolhua. "Saya berharap bendungan lain yang sementara dibangun segera diselesaikan," katanya.

    Selain tujuh bendungan, kata Jokowi, masih ada permintaan pembangunan bendungan di sejumlah daerah. Namun, masih dalam pengakajian, karena bangun bendungan butuh anggaran yang cukup besar.

    "Bayangkan saja bangun Bendungan Rotiklot saja habiskan Rpm496,97 Miliar. Kalau tujuh bendungan jumlahnya sangat banyak," kata Jokowi.

    Bendungan Rotiklot terletak di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu dengan pelaksanaan konstruksi sejak 2015-2018, dengan biaya Rp 496,97 M.
    Kapasitas Tampung 3,30jt M3 yang bermanfaat untuk Irigasi 139 Ha dan Air Baku 40 liter/detik. Selesai Konstruksi bendungan itu pada 2018 dan pada 20 Mei 2019 diresmikan oleh Presiden RI.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa