Jokowi Akan Buka Bendungan Rotiklot, Diharapkan Atasi Krisis Air

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi istrinya Iriana Widodo saat berkunjung di alun-alun rumah jabatan Gubernur NTT, 20 Desember 2014. Presiden Jokowi akan menghadiri acara syukuran HUT ke-56 NTT dan peletekan batu pertama pembangunan Bendungan Reknamo. Tempo/Jhon Seo

    Presiden Joko Widodo didampingi istrinya Iriana Widodo saat berkunjung di alun-alun rumah jabatan Gubernur NTT, 20 Desember 2014. Presiden Jokowi akan menghadiri acara syukuran HUT ke-56 NTT dan peletekan batu pertama pembangunan Bendungan Reknamo. Tempo/Jhon Seo

    TEMPO.CO, Atambua - Warga Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengapresiasi kehadiran Bendungan Rotiklot yang hari ini, Senin, 20 Mei 2019, akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Baca juga: Bendungan Rotiklot yang Akan Diresmikan Jokowi Airi 139 Ha Sawah

     
    "Kami kesulitan air bersih dan air irigasi untuk ladang persawahan kaki," kata warga Desa Fatuketi, Emerensiana Moy, Senin.
     
    Selama ini, warga di Desa sekitar Bendungan Rotiklot dan Dualaus, Belu kesulitan air. Dengan adanya Bendungan Ritiklot ini diharapkan dapat mengatasi masalah air tersebut.
     
    Emensiana yang bekerja sebagai petani sawah yang miliki lahan hanya sekitar setengah are atau 50 meter persegi mengaku dalam setahun hanya bisa menanam dan panen padi hanya sekali, karena hanya berharap musim hujan. 
     
    "Diharapkan dengan adanya bendungan ini mereka bisa menanam dan memanen dua kali dalam setahun," katanya.

    Hal senada diungkapkan warga Fatuketi lainnya, Agatha Abuk. Dia berharap air bendungan bisa mengairi areal persawahan mereka, sehingga bisa meningkatkan hasil panen mereka. "Selama ini, panen hanya sebanyak 5 karung saja setahun. Kalau ada bendungan mungkin bisa lebih banyak," ujarnya.

     
    Bendungan Rotiklot terletak di Desa Fatuketi, Kecamatan  Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu dengan pelaksanaan konstruksi sejak 2015-2018, dengan biaya Rp. 496,97 M. Kapasitas Tampung 3,30jt M3 yang bermanfaat untuk Irigasi 139 Ha dan Air Baku 40 liter/detik.
     
    Selesai Konstruksi bendungan itu pada 2018 dan pada 20 Mei 2019 diresmikan oleh Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.