Dukung Mudik Lebaran di Jawa Timur, Kemenhub Siapkan 4 Kapal Perintis

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menaiki Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 35 di Pelabuhan Jetty Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. ANTARA/Syifa Yulinnas

    Penumpang menaiki Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara 35 di Pelabuhan Jetty Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. ANTARA/Syifa Yulinnas

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan atau Kemenhub memastikan penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2019 di Jawa Timur akan didukung oleh armada kapal perintis. Armada ini akan melengkapi kapal-kapal perintis lain yang menjadi bagian dari armada kapal angkutan laut Lebaran 2019. 

    BACA: Tarif Ojek Online Berlaku 1 Mei 2019, Kemenhub Sosialisasikan

    "Selain kapal-kapal penumpang yang memang sudah disiapkan untuk melayani penumpang dalam masa angkutan laut Lebaran 2019, Pemerintah juga menyiapkan empat unit kapal Perintis yang saat ini sudah beroperasi di wilayah Jawa Timur, yaitu pada trayek R.16, R.17, R.18 dan R.19," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Wisnu Handoko dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 27 April 2019.

    Langkah tersebut, kata Wisnu, ditempuh untuk mengantisipasi prediksi kenaikan jumlah penumpang dalam masa arus mudik dan arus balik seperti tahun-tahun sebelumnya. Rute yang diantisipasi antara lain rute dari pelabuhan di wilayah Jawa Timur yaitu Pelabuhan Kalianget, Situbondo, Banyuwangi, Kangean, Sapeken, Sapudi dan Pulau Raas.

    BACA: Menhub Sebut Jakarta Berpotensi Rugi Triliunan Rupiah, Jika..

    Dari empat trayek pelayaran perintis itu, kata Wisnu, telah ada peremajaan armada sejak tahun lalu, yakni kapal KM Sabuk Nusantara (Sanus) 92, Sanus 99 dan Sanus 115. Ia memastikan Pemerintah terus meningkatkan pelayanan angkutan laut perintis yang juga merupakan bagian dari penyelenggaraan tol laut.

    Menurut Wisnu, penyelenggaraan angkutan laut perintis dan tol laut harus dilakukan terpadu, sinergis dan terkolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar hasilnya maksimal. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat keberadaan angkutan laut perintis dan tol laut.

    "Baik Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sudah ada tugasnya masing-masing. Sinergi dan kolaborasi pusat dan daerah menjadi penting ketika target yang ingin dicapai diperlukan kerjasama yang baik agar hasilnya bisa dinikmati masyarakat," kata Wisnu.

    Untuk memaksimalkan pelayanan angkutan laut Lebaran 2019 dan dukungan kapal perintis dalam melayani masyarakat di wilayah provinsi Jawa Timur, Ditjen Perhubungan Laut telah mengagendakan pertemuan dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan juga para Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di wilayah Jawa Timur.

    "Bersama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Ditjen Perhubungan Laut akan menyiapkan angkutan Laut Lebaran 2019 dengan mengoptimalkan trayek-trayek kapal perintis yang ada terutama jika diperlukan modifikasi berupa omisi dan deviasi trayek jika terjadi lonjakan penumpang di titik titik pelabuhan yang membutuhkan," ujar Wisnu lagi.

    Baca berita tentang Kemenhub lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.