Debat Terakhir Capres, Prabowo Siapkan Peluru Unggulan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Capres 02 Prabowo Subianto usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kompek Kepatihan Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Capres 02 Prabowo Subianto usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kompek Kepatihan Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Tim Badan Pemenangan Nasional Djoko Santoso mengatakan debat terakhir capres, calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, akan menampilkan topik unggulan malam ini, Sabtu 13 April 2019. Prabowo mengatakan akan programnya yang menyinggung ketahanan pangan hingga energi.

    Baca: Debat Terakhir Capres, Isu Utang Berpeluang Ikut Dibahas

    "Program jelas sesuai visi. Harus (mengedepankan) ketahanan pangan, air bersih, dan energi," ujarnya sebelum debat capres di The Sultan Hotel, Sabtu petang, 13 April 2019.

    Ketahanan pangan menjadi topik yang acap disampaikan Prabowo dalam kampanyenya. Salah satu implementasi dari program ketahanan pangan yang kerap digadang-gadang bila ia terpilih menjadi presiden adalah konsep digital farming, digital fishering, hingga mekanisasi produk pertanian dan perikanan.

    Selain ketahanan pangan, penataan kelembagaan juga menjadi pokok penting yang menjadi amunisi calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 dalam debat terakhir capres. Di sisi lain, Djoko Santoso menyebut pentingnya pemerintah memprioritaskan ketahanan nasional.

    Debat terakhir capres bertema ekonomi petang ini terbagi atas delapan segmen. Segmen pertama adalah pradebat. Pradebat diisi dialog adu gagasan. Selanjutnya, segmen kedua merupakan pradebat lanjutan.

    Segmen tiga hingga kelima berturut-turut adalah pembacaan visi-misi, adu gagaasan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan keuangan. Lalu adu gagasan investasi, perdagangan, dan industri. Segmen keennam adalah debat terbuka antarkandidat dan segmen kedelapan adalah penutup.

    Seusai debat terakhir capres, KPU menetapkan esok, 14 April, sebagai masa tenang. Masa tenang berlangsung hingga 16 April 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.